PEMKAB SUMENEP GELAR FESTIVAL BATIK ON THE SEA

82

berantasonline.com MADURA

Sebagai upaya melestarikan budaya lokal, Pemkab Sumenep Gelar Festival Batik on THE Sea, yang di selenggarakan di Pantai Salopeng merupakan salah satu Pantai Favorit di Sumenep.

Dalam kegiatan tersebut di kemas dengan Parade Layang- layang (di sebut Kope’an dalam bahasa Madura) serta dihadiri oleh para pengrajin batik yang tidak hanya dari lokal Kabupaten Sumenep, tapi datang dari semua Kabupaten yang ada di Madura, seperti, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Kementerian Pariwisata RI, Dinas Pariwisata Jawa Timur serta semua OPD Kabupaten Sumenep. Acara Sumenep Batik On The Sea di buka langsung oleh Bupati Sumenep Abuya Busro Kariem.

Dalam sambutannya Bupati Sumenep Abuya Busro Kariem menyatakan bahwa Sumenep Batik On The Sea bukan hanya saat ini di lakukan, tapi ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya dan akan di lakukan lagu untuk tahun-tahun berikutnya.

“Kegiatan Batik On The Sea bukan hal pertama dilakukan di Sumenep, tapi ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya di Sumenep”, kata Kyai Busro sapaan akrapnya.

Sementara itu Kyai Busro menambahkan bahwa batik adalah kerajinan masyarakat tradisional yang menjadi sebuah industri dan saat ini di Kabupaten Sumenep sudah terdapat 46 industri batik yang terdiri kelompok kecil dan kelompok besar.

“Di Kabupaten Sumenep sudah ada 46 industri batik yang terdiri dari kelompok kecil”, imbuhnya. (27/07/2019)

Kiyai Busro melanjutkan, pemeritah Daerah Kabupaten Sumenep Siap mendukung kegiatan industri Batik dengan cara mewajibkan Anak yang masih dalam dunia pendidikan di diwajibkan memakai batik dari tingkatan paling rendah sampai SLTa diwajibkan memakai batik serta Para ASN di Kabupaten Sumenep.

Dalam hal pendanaan Pemerintah Siap memberi suntikan dana yang bersumber dari BUMN, BUMD, serta Bank yang ada di Kabupaten.

“Kami Sebagai Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep Siap mendukung kegiatan pengrajin batik, dengan cara mewajibkan Semua siswa-siswa pakai seragam batik, serta para ASN. Kamu juga siapkan suntikan dana yang bersumber dari BUMN, BUMD, serta Bank”, lanjut Kiyai busro.

(hry/mam)