Pemkab Pesisir Barat Dukung Teknologi Budidaya Magot

209

berantasonline.com (Krui Lampung)  – Pembudidaya magot (ulat) yang tergabung di koloni BSF indonesia mengadakan kopi darat gathering nasional yang kegiatannya di pusatkan di Pekon Rawas Kecamatan Pesisir Tengah, dari Jum’at-Minggu (20-22/4-2018).

Komunitas masyarakat ini memiliki solusi mengurai sampah yang menjadi persoalan di berbagai belahan dunia, menjadi suatu yang bermanfaat dan bernilai ekonomi.

Kasi Budidaya Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Pesisir Barat, Zepi Sopawan, saat ditemui dilokasi pertemuan, Sabtu (21/4) mengatakan, budidaya magot merupakan teknologi baru dan disambut baik oleh pihaknya, sebab bisa menjadi alternatif baru untuk pakan ikan dan ternak.

“Ini pertama kali di Pesisir Barat, kami mendukung kegiatan yang pertama kali dilaksanakan di Lampung, nanti bisa menjadi solusi masalah untuk pakan ikan dan ternak, ” ujar dia.

Budidaya magot juga menguntungkan dan memberi pengaruh bagus untuk lingkungan, pasalnya makanan ulat yang dibudidayakan tersebut memanfaatkan sampah sayuran, sisa makanan.

“Sehingga solusi pembuangan sampah yang selama ini kadang menjadi persoalan pemerintah dan masyarakat dapat teratasi dengan adanya alternatif budidaya magot”, imbuhnya. (Irsyad)