Pemkab Pesibar Sosialisasikan Permendagri Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Aparatur Pekon

61

Berantasonline.com (Pesisir Barat)

Pemkab Pesibar Sosialisasikan Permendagri no 67 tahun 2017, tentang perubahan atas Permendagri no 83 tahun 2015, tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.
Sosialisasi dilaksanakan di GSG Selalaw, Kamis (21/11).

Staf ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM, Agustina Pertanto, mewakili Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal, dalam sambutanya mengatakan, tujuan dari diadakannya sosialisasi Permendagri nomor 67 tahun 2017 tentang perubahan Permendagri nomor 83 tahun 2015. adalah agar Camat selaku pembina dan pengawas dan Peratin sebagai penyelenggara pemerintahan pekon, tidak menyalahi aturan, dalam mengangkat dan memberhentikan aparatnya.

Sementara itu, Kasubag TAPEM pemkab Pesibar Ikhsan Haqiqi, mengatakan, dengan adanya Sosialisasi, diharapkan kedepannya tidak ada lagi permasalahan di Pekon terkait pengangkatan dan pemberhentian aparat pekon.

Menurut Ikhsan, selama ini banyak masalah dalam pengangkatan dan pemberhentian aparat pekon oleh peratin, karena tidak sesuai dengan mekanisme yang ada. Dalam mengangkat dan memberhentikan aparatur pekon, seharus nya oleh peratin nama namanya yang diajukan ke Camat, baru setelah ada rekomendasi dari camat, pengangkatan dan pemberhentian boleh dilakukan.
Tidak asal ganti, jelasnya.

Sementara di lapangan banyak terjadi pengangkatan dan pemberhentian aparat pekon dilakukan peratin tanpa ada rekomendasi dari. camat.
Diharapkan kedepanya setelah adanya sosialisasi tidak ada lagi kejadian peratin asal ganti saja.

Karena menurut dia, dengan asal ganti saja, tanpa mengikuti peraturan yang ada, dikhawatirkan akan banyak menimbulkan permasalahan, yang menyebabkan situasi di pekon sendiri menjadi tidak kondusif, kata Ikhsan.

(Benk)