Pemkab Pesibar Ekspose Capaian Pembangunan Empat Tahun Kepemimpinan Agus-Erlina

103

Berantas online.com(Pesisir Barat)

Pemkab Pesibar ekspose capaian hasil pembangunan empat tahun kepemimpinan Bupati Agus Istiqlal dan Wabup Erlina di GSG Selalaw, kecamatan Pesisir Tengah, Selasa, (18/2 2020).

Acara ekspose capaian hasil pembangunan empat tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat sebagai pelaksanaan tahun keempat RPJMD Kabupaten Pesisir Barat tahun 2016-2021 sebagai refleksi terhadap seluruh capaian hasil pembangunan di negeri para Saibatin dan Ulama.

Dalam pemaparannya, Kepala Bappeda kabupaten Pesisir Barat, Zukri Amin menyebut bahwa capaian hasil-hasil pembangunan Kabupaten Besisir Barat selama pelaksanaan tahun keempat RPJMD Kabupaten Pesisir Barat tahun 2016-2021, merupakan rangkuman capaian kerja dan kinerja yang telah Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat raih dalam kurun waktu empat tahun kepemimpinan Agus-Erlina.

Capaian-capaian tersebut adalah bukti nyata pembangunan di Kabupaten Pesisir Barat. Paparnya.

Adapun capaian-capaian kinerja tersebut antara lain:
pertumbuhan ekonomi pada tahun 2015 sebesar 4,94 persen menjadi 5,35 persen pada tahun 2018.

Peningkatan ini menunjukkan keberhasilan pembangunan daerah pada sektor Ekonomi masyarakat.

Lanjut dia , Indeks pembangunan manusia pada tahun 2015 sebesar 60,55 poin menjadi 62,96 poin pada tahun 2018. peningkatan ini menunjukkan keberhasilan pembangunan sektor ekonomi masyarakat, perbaikan sektor pendidikan dan kesehatan.

Capaian keberhasilan dibidang kesehatan diantaranya dengan ditandai dengan meningkatnya jumlah peserta yang menggunakan BPJS dari tahun 2016 berjumlah 3.200 menjadi 23.347 ditahun 2019.

Fasilitas kesehatan (Puskesmas) dari tahun 2016 berjumlah 9 unit menjadi 11 unit ditahun 2019 berikut pembangunan Gedung Puskesmas yang sifatnya baru maupun pengembangan dari Puskesmas yang telah ada, serta pembangunan RSUD KH. M Thohir yang baru diresmikan pada tahun 2020 .

Penurunan angka kemiskinan dari 15,81 persen pada tahun 2015 menjadi 14,48 persen pada tahun 2018. capaian ini merupakan keberhasilan dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui program-program sosial dan ekonomi kerakyatan.

Penurunan tingkat pengangguran terbuka dari 4,82 persen pada tahun 2015 menjadi hanya 1,90 persen pada tahun 2019.
Peningkatan persentase jalan kabupaten dari 36,85 persen pada tahun 2016 menjadi 43,70 persen pada tahun 2019.

Persentase ketersediaan perkantoran DPRD yang telah mencapai 100 persen pada tahun 2018 yang lalu.

Sementara untuk perkantoran Bupati dan perangkat daerah telah mencapai 51 persen hingga tahun 2019.

Rasio elektrifikasi berdasarkan jumlah rumah tangga dari 47,51 persen pada tahun 2015 menjadi 68,95 persen pada tahun 2019. sedangkan untuk persentase per pekon telah mencapai 96 persen. keberhasilan ini merupakan hasil dari usaha Pemkab Pesisir Barat dan PT PLN dalam memberikan subsidi listrik kepada masyarakat.

Seperti di Pulau Pisang melalui jaringan kabel bawah laut.
Sementara untuk masyarakat Way Haru akan dilaksanakan pada tahun 2020 ini, sehingga nantinya seluruh pekon akan teraliri listrik. Terang Zukri Amin .

Masih kata Zukri Amin, capaian dibidang Komunikasi dan Informatika ditandai dengan jangkauan layanan komunikasi dan internet pada tahun 2019 telah mencapai 100 persen menjangkau seluruh daerah di Kabupaten Pesisir Barat.

Ditandai dengan dibangunya 3 BTS universal service obligation (USO) dan Akses Internet gratis yang telah terpasang di 31 titik public area, serta telah dibangunkannya 42 website OPD yang merupakan sub domain dari pesisirbaratkab.go.id

Dibidang Pariwisata, ditandai dengan meningkatnya Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pesisir Barat, yang pada tahun 2016 sebanyak 166.283 pengunjung meningkat menjadi 203.173 pengunjung pada tahun 2019.

Peningkatan kunjungan wisatawan merupakan indikator keberhasilan pelaksanaan event-event tahunan yang kita laksanakan, mulai dari Krui Fair hingga Surfing International (Krui Pro) .

Dibidang pemerintahan dapat diukur dari nilai SAKIP yang mendapatkan nilai C pada tahun 2016 menjadi CC pada tahun 2018. sementara untuk opini BPK pada tahun 2016 dengan predikat disclaimer meningkat menjadi WDP pada tahun 2018.

Keberhasilan yang dicapai tentu saja bukan merupakan prestasi kami sendiri, ada peran nyata dari unsur-unsur lain, mulai dari DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat dan Lampung Barat, para pelaku ekonomi daerah, segenap Sai Batin, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Insan Pers, Masyarakat dan segenap pemangku Pembangunan Daerah.

Semua keberhasilan yang telah kita capai, adalah berkat rahmat Allah SWT dan kerja keras serta kerja sama kita semua. namun demikian, kami juga menyadari bahwa masih terdapat beberapa target yang akan kita tingkatkan hingga pelaksanaan tahun kelima RPJMD.
Beberapa hal yang perlu kita tingkatkan bersama, antara lain:

infrastruktur dan konektivitas wilayah termasuk mendukung penerbangan di Bandara M. Taufik Kiemas.

Capaian selanjutnya adalah berkurangnya angka pengangguran dan kemiskinan seiring berjalannya program pemberdayaan masyarakat serta pembangunan pendidikan dan kesehatan.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi peningkatan rasio elektrifikasi , pengembangan pariwisata sebagai penopang ekonomi daerah , peningkatan nilai investasi dan penumbuhan jumlah industri daerah, serta peningkatan kapasitas fiskal daerah dengan peningkatan pendapatan asli daerah.

Peningkatan ekonomi dan pembangunan di kabupaten Pesisir Barat harus tumbuh dengan menyeimbangkan empat pilar utama, yaitu: ekonomi , ekologi , sosial , agama dan budaya.

Tidak bisa meninggalkan salah satu pilar, perlu sinergitas dan sinkronisasi yang seimbang agar pembangunan fisik diimbangi dengan pembangunan SDM sehingga terwujudnya masyarakat Pesisir Barat yang madani, mandiri dan sejahtera. Pungkas Zukri.

Sementara Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal, dalam sambutannya menekankan beberapa hal kepada seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat , penekanan yang disampaikan Bupati
diantaranya,:

Seluruh program dan kegiatan harus benar-benar mengarah kepada pencapaian target-target dalam RPJMD, khususnya untuk perencanaan dan penganggaran tahun 2021 mendatang;
harus proaktif dan tanggap dengan kebutuhan pembangunan yang bertujuan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Mengutamakan kerja sama, meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam mencari penyelesaian setiap permasalahan dan tantangan pembangunan, baik dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Lampung dan instansi vertikal lainya.

Dikesempatan itu, Ucapan terima kasih disampaikan Bupati kepada DPRD Kabupaten Pesisir Barat sebagai unsur legislatif, atas kerjasama, sinergitas dan hubungan harmonis yang telah dibina selama ini .

“Kita pahami bahwa pemerintah daerah dan DPRD memiliki porsi masing-masing dalam menjalankan roda pemerintahan, namun pada akhirnya adalah bagaimana mencapai tujuan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Kata Bupati .

Tak lupa ucapan terima kasih juga disampaikan Bupati Kepada unsur Forkopimda Kabupaten Lampung Barat dan Pesisir Barat, juga kepada Sai bathin 16 marga, atas sinergitas dan koordinasi yang baik selama ini, demi menyukseskan program-program pemerintah pusat di daerah.

“Terima kasih atas seluruh bantuannya, baik secara moril ataupun materil , demi berjalannya proses pembangunan didaerah yang kita cintai ini. Ucap Bupati.

(Benk)