Pemkab Pamekasan Tarik Ribuan SK Honorer K2

174

berantasonline.com (Madura) – Akibat terdapat beberapa kejanggalan Surat Keputusan (SK) honorer kategori K2 maka Pemerintah Kabupaten Pamekasan akan segera menarik ribuan SK tenaga honorer.

Menurut Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Ismail menyatakan, jika SK honorer tersebut tetap menggunakan format lama maka di khawatirkan akan mengundang reaksi penolakan dari para honorer K2. Pasalnya, dalam SK tersebut tidak ditandatangani Bupati Pamekasan, melainkan oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Dari menghasilkan beberapa pertemuan dengan Pemkab akan menarik atau mengganti ribuan SK itu sesuai dengan keinginan para honorer K2,” jelasnya usai pertemuan dengan BKPSDM Pamekasan di ruang Komisi I, Senin (14/1/2019).

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan menambahkan untuk kesejahteraan honorer K2, tidak ada perubahan, tetap sebesar Rp 1 juta perbulan. Sementara itu agar memenuhi permintaan honorer K2 sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) masih menunggu Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). “Kalau mengenai honor nunggu PAK, sementara Rp 1 juta,” tutup Ismail.

Sementara itu Kepala BKPSDM Lukman Hedi Mahdia enggan memberikan keterangan, dengan alasan sudah dipaparkan didepan Komisi I DPRD Pamekasan.

(hry)