Pembersihan Material Longsor di Kawasan Tanjung Raya Dikebut

16

Berantasonline.com (Agam-Sumbar)

Pembersihan longsor yang menutup jalan di kawasan Tanjung Raya Kabupaten Agam dikebut. Tim gabungan terdiri dari personil BPBD, TNI/Polri, Dishub, Satpol PP- Damkar, KSB, Kecamatan, Nagari dan masyarakat bersama-sama membersihkan material longsor, Minggu (1/11/2020) pagi.

Camat Tanjung Raya, Handria Asmi mengatakan, material longsor berupa tanah, lumpur, batu, dan pohon yang menutup akses jalan lingkar Danau Maninjau di kawasan Batu Anjing, Jorong Muko-Muko, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam terus berlanjut. Pasca terjadinya bencana longsor, tim gabungan langsung melakukan penanganan berupa pendataan dan pembersihan secara manual.

“Dua unit alat berat milik DPUTR Agam diturunkan guna proses pembersihan secara maksimal. Insyaallah sore ini akses jalan lingkar Danau Maninjau dari Muko-Muko menuju Nagari Tanjung Sani bisa dilewati kembali,” katanya.

Disebutkan, untuk wilayah Kecamatan Tanjung Raya ada 7 titik lokasi yang terdampak longsor dengan skala besar dan kecil. Yakni di Nagari Koto Malintang berada di Jorong Tanjuang Alai dan Jorong Muko- Muko. Kemudian di Nagari Tanjung Sani berada di Jorong Sungai Tampang, Jorong Pantas, dan Jorong Galapuang.

“Pasca kejadian kemarin sudah kita lakukan pembersihan di 3 titik. Sementara hari ini 4 titik lokasi tengah dilakukan pembersihan oleh tim gabungan dan masyarakat setempat,” tuturnya.

Ditambahkan, setelah pembersihan material longsor yang menutup badan jalan selesai, selanjutnya pihak Pemadam Kebakaran akan melakukan penyemprotan jalan untuk memastikan tidak ada material yang tertinggal. Hal ini sekaligus upaya penanganan terakhir, dalam proses pembersihan.

“kami ucapkan terimakasih kepada masyarakat dan tim gabungan yang telah bahu-membahu melaksanakan pembersihan di beberapa titik longsor. Sehingga hal ini dapat teratasi dengan baik,” pungkasnya

(Delco Fitril, S.IP)