Pemasangan Plang Ditunda, Pengelola Minta Untuk Berdialog Dengan Pemilik Panjang Jiwo Resort

521

berantasonline.com (Bogor) – Setelah adu argumen antara keluarga pemilik Panjang Jiwo Resort & pengacara dengan pihak keamanan ahirnya H. Unang Masyur sebagai pengelola wisata memutuskan untuk melakukan pertemuan dengan cara dialog dan musyawarah.

Keputusan dialog itu setelah H. Unang menelpon Rudi yang mengaku keamanan Panjang Jiwo Resort via ponsel putranya yang terletak di Kp babakan Tumas RT 05 Rw 04, Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Bogor, Senin (02/07) malam .

Ageng Sedayu Dirut Panjang Jiwo Resort didampingi pengacaranya dari Sipayu Marciano & Patners kepada wartawan Berantasonline.com mengatakan, kami bermaksud memasang pelang dilokasi karena perjanjian kerjasama pengelolaan Panjang Jiwo Resort dengan sdr H Unang selama 3 tahun telah berahir

Dikatakan, fasilitas dan bangunan panjang jiwo resort yang terletak diatas lahan sekitar 2,1 hektar memiliki 14 Sertifikat Hak Milik (SHM) kesemua sertifikatnya atas nama keluarga almarhum H.Saputra yakni Ageng Sedayu, Ny. Kartika Astuti dan Dimas kuntoaji.

Selama kesepakatan kerjasama usaha (memorandum of understanding ) H.Unang Mansyur berkewajiban menyelesaiakan pembayaran hutang ke bank karena sebagian SHM diagunkan. Kamipun tidak diberikan laporan keuangan selama kurun waktu 3 tahun pengelolaannya.

Kami akan menempuh cara cara yang beradab dan secara hukum, dengan mengutamakan musyawarah duduk satu meja, karena bagaimanapun perusahaan PT. Panjang Jiwo Kartika Nibunsaputra milik keluarga kami, saya selaku Dirutnya , semua SHM atas nama keluarga kami, cukup jelas subjek legalitasnya, ujar Ageng dan Kuasa hukumnya. (Sam)