Pelaku Pembunuhan Raihan Siswa SMA YPHB Berhasil Ditangkap Polisi

17138
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol M. Suprayogi

berantasonline.com (Bogor) 
Salah satu pelaku pembunuhan terhadap Raihan Ilham Febriansyah (17), Siswa SMA Yayasan Persaudaraan Haji Bogor (YPHB), Kamis dinihari (19/7) sekitar pukul 00.15 Wib berhasil ditangkap Unit Reserse Kriminal Polsek Tanah Sareal dirumahnya di Jl. Jenderal Ahmad Yani Gg. Masjid RT 01 RW 04, Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Terduga pelaku Faj alias Aji. (foto:indrawan/berantas)

Tim Investigasi berantasonline.com mendapat informasi lengkap bahwa tersangka bernama Faj alias Aji (17) siswa SMA Pmb, diduga merupakan salah satu pelaku pengeroyokan hingga tewasnya korban bersama seorang pelaku lainnya bernama Al. RR yang kini masih dalam pengejaran Polisi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa korban Raihan Ilham Febriansyah (17) pada Minggu dinihari (15/7) sekitar Pukul 00.20 Wib sepulang Nonton Bareng Piala Dunia dibonceng oleh temannya bernama Sidik, dihadang oleh sekelompok orang di Jl. Ahmad Yani Bogor.

Diperoleh keterangan, waktu itu korban dikeroyok secara membabi buta oleh pelaku namun dibiarkan oleh teman-temannya.

Sidik siswa SMA Kgr yang sebelumnya membawa korban berputar-putar hingga ke daerah Bubulak, diduga mengetahui niat busuk untuk menghabisi nyawa korban.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Sidik merupakan orang yang patut dicurigai ikut merencanakan pengeroyokan. “Sidik itu siswa SMA Kgr yang seolah-olah akan pindah ke SMA YPHB, saya curiga dia menjalankan pesanan orang lain untuk mencelakakan almarhum”, ujar salah seorang sahabat korban kepada berantasonline.com (17/7).

“Seharusnya dia (Sidik..) tetap diamankan oleh Polisi untuk dimintai pertanggungan jawabnya, dia sama sekali tidak terluka, itu patut dicurigai”, timpal salah seorang kerabat korban.

Kini Faj R alias Aji dijebloskan Polisi dalam sel tahanan Polsek Tanah Sareal guna diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kapolsek Tanah Sareal Kompol Drs. M. Suprayogi menyebutkan, dalam penangkapan tersebut petugas turut serta menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik pelaku, dan pakaian korban yang masih ada bercak darah.

Ketua Umum DPP LSM Pengembangan Aspirasi Rakyat (PAR), Khotman Idris, Kamis petang (19/7) di Bogor mendesak Kepolisian agar secepatnya membekuk pelaku lainnya.

“Mereka itu harus dihukum berat, karena ada indikasi telah merencanakan sebelumnya. Disamping itu, saya menyesalkan statement Pejabat Kota Bogor yang sebelumnya mengatakan korban tewas akibat tawuran, padahal sebenarnya ada unsur dendam. Sehingga komentar Pejabat yang menyesatkan itu tentunya telah melukai perasaan keluarga korban”, tuturnya.

(Tim)