Pasutri Tewas Diamuk Segerombolan Gajah di HPT Simpang Tuba Bengkunat

658

Berantasonline.com.( Pesisir Barat)– Konflik Gajah dengan Masyarakat terjadi dikebun warga tanjakan mayit, di areal Hutan Produksi Terbatas (HPT) simpang Tuba, Pekon Pemerihan Kecamatan Bengkunat, kabupaten Pesisir Barat. pada Rabu (15/8) sekitar pukul 02.30. WIB.

Mengakibatkan dua warga meninggal dunia.

Korban meninggal dunia atas nama; Sa’udah (60) dan Nasrudin (65) kedua nya merupakan pasangan suami istri (Pasutri)  yang beralamat di kampung Tanjung Jati, Way Kerap kecamatan Semaka, kabupaten Tanggamus.

Kondisi bangunan rumah warga yang diamuk gajah.

Menurut keterangan Kapolsek Bengkunat Iptu Ono Karyono, Kronologis kejadian,sekitar pukul 02.30 WIB, Eka (30) melapor ke Polsubsektor Bengkunat dan merupakan menantu korban, melaporkan bahwa ada segerombolan gajah yang memasuki area perkebunan di tanjakan mayit, areal Hutan produksi terbatas (HPT) pekon Pemerihan kecamatan Bengkunat, dan memberitahukan pihak kepolisian bahwa di daerah tersebut terdapat dua gubuk warga.

Dari laporan tersebut anggota polsubsektor dan Polsek bengkunat, dibantu anggota Polhut TNBBS, Wilayah Pemerihan Bengkunat langsung mendatangi tkp, dan mendapati gubug yang dimaksud sudah di acak acak sekawanan gajah liar.

Sa’udah (60) ditemukan sudah meninggal dunia ditempat kejadian, sementara Nasrudin (65), sempat dilarikan ke puskesmas terdekat, namun nyawanya tidak tertolong.jelas Kapolsek.

Kapolsek Bengkunat.

Kini jenazah keduanya di bawa ke rumah duka di kampung tanjung jati, way Kerap, kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus untuk di makamkan oleh pihak keluarga.

(Benk)