Pasokan Air Bersih Segera Dinikmati Masyarakat Bontolebang, Satu sampai Dua Tahun Kedepan

24

berantasonline.com Sulsel

Masyarakat Desa Bontolebang, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, bisa menghela nafas lega, dan diprediksikan akan segera menikmati aliran air bersih melalui program dan kebijakan pengembangan sarana-prasarana pariwisata yang nilai kucuran anggarannya lumayan besar dari Pemprov Sulsel.

Hal tersebut terungkap dari diskusi perbincangan telefon antara wartawan dengan Asnawi Dahlan, selaku, direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kepulauan Selayar yang merupakan salah satu bahagian tak terpisahkan dari lembaga perusahaan daerah (Perusda).

Beberapa bentuk kebijakan telah didesign dan dirancang jajaran perusahaan daerah air minum (PDAM) kabupaten dalam rangka untuk menjawab dan menyelesaikan persoalan kendala keterbatasan pasokan air bersih di Desa Bontolebang.

Rencana pembangunan sumur bor di sekitaran kawasan wisata balo jaha menjadi salah satu bentuk alternatif yang sementara dijajaki kemungkinannya oleh PDAM. Selain itu, PDAM juga tengah menjajaki peluang untuk mengalirkan air bersih dari topa menuju Bontolebang, melalui jalur Bontoborusu yang berjarak kurang lebih delapan kilometer dan hampir dipastikan tidak akan terkendala secara tekhnis.

Bila tidak ada aral melintang, pada medio bulan Agustus mendatang, PDAM akan menerima kunjungan tim satuan kerja (satker) air bersih yang akan turun melakukan agenda kunjungan survey lokasi titik air bersih di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Dalam kunjungan itu, Asnawi berjanji akan menyelipkan Desa Bontolebang sebagai salah satu locus peninjauan dan survey lokasi air bersih. Terkait dengan hal tersebut, PDAM, membutuhkan beberapa rangkuman data tekhnis, menyangkut, lokasi sumber air bersih berdebit di atas rata-rata yang dimungkinkan untuk dialirkan ke rumah-rumah warga di sekitar Desa Bontolebang.

Bila ketiga kemungkinan itu dapat diwujudkan, maka bukan sebuah hal yang mustahil, masyarakat Desa Bontolebang akan bisa segera menikmati pasokan air bersih dalam rentang waktu satu sampai dua tahun kedepan, ujarnya kepada awak media, hari Minggu, (26/07) malam.

(Andi Fadly Dg. Biritta)