Pasca Tayang di TV, Saipul Jamil Datangi Pengacara Hotman Paris Hutapea Soal Surat KPI

128

Jakarta, BERANTAS

Saipul Jamil mantan narapidana kasus pencabulan dan suap mendatangi pengacara kondang Hotman Paris Hutapea membahas surat Komisi Penyiaran Indonesia perihal tindak lanjut keberatan masyarakat.

Pertemuan keduanya pun diunggah dalam IGTV akun Instagram Bang Hotman @hotmanparisofficial.

Hotman Paris pun menanggapi surat tersebut bahwa dalam surat tersebut tidak disebutkan secara tegas larangan Saipul Jamil tampil di televisi. Meski demikian, Hotman Paris mengatakan bahwa stasiun televisi mulai khawatir untuk mengundang Saipul Jamil.

“Saya sudah baca surat ini tidak secara tegas atau tidak ada kata-kata yang menyatakan Saipul Jamil tidak bisa lagi tampil di televisi. Saya agak bertanya-tanya, Saipul Jamil ini kan sudah menjalani hukuman dengan taat dan sudah selesai. Apa alasan seolah-olah dipertanyakan lagi kehadiran Saipul Jamil ini ke publik?” ujar Hotman Paris.

“Karena sepertinya media televisi jadi khawatir untuk mengundang Saipul Jamil di televisi.
Padahal putusan pengadilan tidak menghapuskan haknya untuk masuk TV,” imbuhnya, dikutip dari matamata.com, media suara.com.

Kemudian, Hotman Paris mengatakan bahwa saat ini Saipul Jamil membutuhkan ketegasan dari KPI. Pasalnya, menurut Hotman Paris, hal ini perlu menjadi perhatian karena menyangkut hak asasi yang dasar.

“Ini menjadi perhatian bagi kita semua. Saipul Jamil perlu penegasan dari KPI. Apakah Saipul Jamil ini boleh tampil di televisi atau tidak? Kalau tidak boleh, apa alasannya?
Memang, surat KPI tidak secara tegas melarang, tapi perusahaan TV jadi khawatir kalau mengundang beliau,” kata Hotman Paris.

Pernyataan Hotman Paris itu langsung membuat banyak netizen kecewa. Bahkan, banyak netizen yang mengaku hilang respect pada Hotman Paris. Beberapa lagi menyarankan Saipul Jamil jualan sayur keliling saja.

“Bang Hotman.. Masih banyak yang jauh lebih bagus untuk dibela,” tulis netizen.

“Bang Hotman sudah tau alasannya, gak usah pura pura gak tau bang. Kalau Saipul Jamil uda gak di terima masyarakat Indonesia untuk tampil di TV ya uda kerja buka usaha aja lah dia, kerja apa kek yg lain. Gk usah ngotot,” netizen nampak mendebat Hotman Paris.

“Kecewa sama abang yang ikutan buka suara,” pemilik akun @martin**** mengungkapkan kekecewaannya.

Kasus Saipul Jamil mendapat perhatian publik karena glorifikasi pembebasannya yang dinilai tidak simpatik terhadap korban pelecehan seksual anak. Petisi boikot Saipul Jamil dari TV pun juga telah beredar dan ditandatangani setidaknya setengah juta orang.

Ketua KPI, Agung Suprio dalam wawancaranya dengan Nikita Mirzani untuk kanal youtube Langit Entertainment mengatakan :

“Itu memang hak asasi Saipul Jamil akan tetapi dalam hal ini ada hak publik yang harus dia hormati di layar kaca. Karenanya KPI mengakomodasi hak publik. Apalagi dalam aturan program penyiaran ada yang namanya norma kesopanan dan norma kesusilaan yang harus diperhatikan”.

(Red.10-Hudori)