PAGUYUBAN PETANI UMBI PORANG SUKABUMI TERKENDALA MODAL BIBIT DAN PUPUK

89

berantasonline.com (sukabumi)

Porang adalah tanaman penghasil umbi yang dapat di olah, anggota marga Amorphophallus. Karena masih sekerabat dan mirip penampilan dan manfaatnya dengan suweg dan walur.

Umbi dari porang banyak dicari di pasaran luar negeri, seperti Jepang, Korea dan eropa. Tepung umbinya dipakai sebagai bahan baku kosmetik dan obat dan dapat di konsumsi menjadi makanan pokok.

Di sukabumi tepatnya kampung Ciutara Rt 18 RW 07 Desa Pondokkaso Landeuh Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi ada sebuah Paguyuban Petani Porang Sukabumi (P3S).

Ridwan maulana selaku pembudidaya serta pendiri Paguyuban Petani Porang Sukabumi (P3S) saat di konfirmasi awak media, Kamis (5/20) mengatakan, Paguyuban Petani Porang Sukabumi terbentuk sekitar 9 bulan yang lalu tepatnya pada bulan juni 2019 dengan anggota 15 orang

” kita kerjasama dengan para petani yang lahannya tidak di pakai, sehingga kita arahkan untuk penanaman porang tersebut dan kita berikan pupuk serta bibit kepada para petani. dan hasil panen nya pun kita beli, petani hanya merawat saja sehingga membantu perekonomian para petani tersebut” ungkapnya

Lebih lanjut Ridwan menambahkan, banyak dari para petani yang ingin ikut bergabung dalam paguyuban dan mengajukan lahannya untuk di tanami tanaman umbi porang, namun kita dari paguyuban terkendala dari finansial untuk pembelian bibit, pupuk dan operasional belum bisa tercover” tuturnya

Lanjut Ridwan, untuk hasil panennya kita sudah ada beberapa perusahaan yang siap menampung, tiga bulan sebelumnya ada beberapa perusahaan yang datang ke paguyuban kita dan survey lahan salah satunya PT. Ambico Pasuruan Jawatimur dan perusahaan tersebut siap menampung dari hasil panen.

“Untuk wilayah jawa barat ada beberapa buyern yang sudah kerjasama dengan kita dan siap menampung hasil panen. Harapan saya ke depan, paguyuban petani porang ini bisa lebih besar sehingga bisa membantu perekonian para petani yang ada di wilayah sukabumi”, jelasnya.

(bi)