Orang Baik Pilih Orang Baik, Jokowi – Ma’ruf Amin Presiden Pilihan Rakyat

41

berantasonline.com (Surabaya) – Pemilu sudah mendekati masa-masa akhir pelaksanaannya. Masyarakat Indonesia telah dewasa, semakin yakin dalam menentukan pilihannya untuk Indonesia 5 tahun kedepan, dan tentunya juga perwakilannya di setiap tingkatan provinsi kota maupun pusat.

Salah satunya masyarakat kecamatan Semampir Surabaya, yang tergabung dalam”Relawan Jokowi kecamatan semampir Surabaya” mempertegas pilihannya, dengan mendeklarasikan dirinya untuk memilih para wakilnya di berbagai lini pemerintahan untuk mengawal jalannya pemerintahan yang berintegritas, Bersih dan Memihak pada kesejahteraan masyarakat kecil khususnya.

Kordinator Relawan Jokowi semampir Surabaya Agus S mengatakan, deklarasi dukungan kepada JOKOWI-MA’ARUF AMIN sebagai presiden – wakil Presiden Indonesia 2019 – 2024, karena beliau berdua adalah orang baik dan sangat pantas untuk memimpin Indonesia. Kami para relawan ini Juga mendukung para calon legislatif. Yang kami nilai mereka juga pantas untuk menjadi perwakilan dari rakyat, salah satu nya mbk Puti Guntur Soekarno, S.Ip sebagai DPR RI, Yoyok Santoso, S.Pd.I Sebagai DPRD provinsi Jatim, dan Wiwik Sri Wahyuni, S.E sebagai DPRD Kota Surabaya. Pada malam hari ini bertempat di Jl Raya Tenggumung Baru Semampir Surabaya rabu (20/03/2019).

“Sudah saatnya orang orang baik yang menjadi wakil kami untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, memang sudah seharusnya ORANG BAIK PILIH ORANG BAIK,” terang Agus Kordinator relawan kecamatan semampir.

Dia Juga mengatakan, bahwa masyarakat semampir juga terus melebarkan sayap dan melakukan konsolidasi untuk 2020 nantinya. Yang dimana 2020 adalah pemilihan Walikota Surabaya, dan para relawan semampir mendukung Whisnu Sakti Buana, S.T untuk maju menjadi Walikota Surabaya nantinya.
Menurutnya, sudah bapak Whisnu Sakti Buana ST maju untuk memimpin kota Surabaya agar lebih bagus dan bisa mensejahterakan masyarakat kota Surabaya. Dan sudah saatnya masyarakat menentukan wakilnya yang lebih bagus dan lebih bermartabat.

“Kami melihat Bapak Whisnu Sakti Buana juga kader terbaik dari partai PDI Perjuangan. Apalagi beliau sudah 2 kali menjadi Wakil Wali kota Surabaya. Jadi pemikiran kami beliau sudah saatnya untuk memimpin kota pahlawan ini (Surabaya..red) untuk lebih baik lagi, yang paling utama agar masyarakat Surabaya sejahtera,” tambahnya.

Menurut Wiwik Sriwahyuni salah satu kader terbaik partai PDI Perjuangan Caleg DPRD kota Surabaya dapil 2 no urut 8 mengatakan, pesta demokrasi sudah kurang beberapa minggu lagi masyarakat pastinya sudah yakin untuk menentukan wakilnya yang akan duduk dikursi parlemen, salah satunya Caleg no urut 8 Wiwik Sriwahyuni.

“Saya terbentuk dari relawan Kesehatan dan pendidikan, secara otomatis program saya yaitu kesehatan dan pendidikan, untuk bidang kesehatan, saya akan memperkenalkan program-program pemerintah. Seperti BPJS, KIS dan saya akan bantu masyarakat khususnya kota Surabaya bilamana mereka mengalami kesulitan. Dan untuk pendidikan saya juga akan mengenalkan program – program pemirintah seperti jalur kemitraan, jalur prestasi tapi orang tuanya kurang mampu. Inilah yang menjadi perhatian saya dan akan saya bantu masyarakat yang kurang mampu, bilamana anaknya memiliki kualitas akan tetapi orang tuanya tidak mampu untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” terangnya.

Selain itu, acara pengajian kebangsaan yang digelar didaerah tenggumung kecamatan semampir Surabaya ini bertujuan untuk melihatkan atau sosialisasi kepada masyarakat luas khususnya kepada masyarakat Surabaya sendiri. Yang dimana partai PDI Perjuangan katanya non muslim, oleh karena itu saya bersama beberapa Caleg lainnya yaitu, dari Caleg DPR RI mbk Puti Guntur Soekarno S.ip, dan Caleg DPRD Jatim Yoyok Santoso S.pd.i mengadakan acara pengajian kebangsaan ini. Setiap kali kami mengadakan kampanye, saya dan dua Caleg tersebut pasti adakan acara “Pengajian Kebangsaan”.

“Acara Pengajian Kebangsaan yang saya adakan maksud dan tujuan saya bersama mbk Puti Caleg DPR RI dan mas Yoyok Caleg DPRD Jatim, ingin melihatkan kepada publik masyarakat luas khususnya masyarakat kota Surabaya, tidak benar adanya kalau PDI Perjuangan non muslim, ada juga yang mengatakan PDI Perjuangan akan menghapus kurikulum pendidikan agama. Yang dimana kesannya partai PDI Perjuangan anti islam, itu semua tidak benar adanya. Oleh karena itu acara pengajian kebangsaan ini kami gelar,” tegasnya.

Harapan saya, bilamana saya bisa duduk di kursi DPRD kota Surabaya, program – program saya dibidang pendidikan dan kesehatan akan saya buktikan dan saya berjanji akan bener – bener mengabdi kepada masyarakat Surabaya,”pungkasnya.

(Jans/Red)