Operasi Semeru 2019, Polres Semenep Prioritaskan Delapan Penindakan

31

berantasonline.com (MADURA JATIM)

Pada kegiatan operasi semeru Kapolda Jawa timur mengintruksikan, agar kegiatan Operasi Patuh Semeru 2019, menjadi prioritas. Seperti yang disampaikan oleh Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti usai mengikuti apel Giat operasi Semeru 2019 di Mako Polres Sumenep, 29/08/2019.

“Delapan prioritas penindakan yang akan dilaksanakan dalam giat operasi Semeru 2019, namun tidak menutup kemungkinan apabila ada pelanggaran lain tetap akan ditindak tegas sesuai dengan aturan yang ada,” kata Kasubag.

Adapun sasaran prioritas operasi semeru sebagai berikut;

  1. Pengendara sedang memakai Hp
  2. Pengguna kendaraan melawan arus
  3. Tidak menggunakan Helm standart
  4. Melebihi batas kecepatan
  5. Pengendara dibawah umur
  6. Pengemudi dalam pengaruh alkohol
  7. Pengemudi mobil tidak memakai sabuk pengaman
  8. Kendaraan yang memakai sirene

Kasubag dalam hal menambahkan, jika personil yang akan di libatkan dalam Operasi Patuh Semeru 2019 Polres Sumenep sebanyak 61 personil.

“Operasi akan dimulai hari ini kamis Agustus 2019 sampai 11 September 2019 dan jumlah personelnya 61,” jelasnya.

Sementara itu wilayah target operasi akan di prioritaskan wilayah rawan laka.

“Sasaran wilayah operasi di kawasan hukum Polres Sumenep dan prioritas titik rawan Laka Lantas seperti diwilayah Kota, jalur selatan menuju Surabaya,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Waka Polres Sumenep Kompol Andi Fenrianto Ali saat menjadi inspektur upacara apel giat operasi Semeru 2019 membacakan amanat dari Kapolda Jawa timur.

Sebagai upaya untuk ciptakan kondisi meningkatkan kepatuhan dalam berlalu luntas maka Polda Jawa timur beserta jajarannya dan stakeholder terkait melakukan operasi Patuh Semeru 2019 disemua wilayah dengan sandi Patuh Semeru 2019.

“Operasi Patuh Semeru 2019 merupakan salah satu upaya Polda Jatim dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas guna mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang mengedepankan priventif,” paparnya.

(Hry)