Nunik : Kabupaten Muratara Perlu Raih Prestasi Transparansi Anggaran

87

berantasonline.com (SUMSEL) – Nunik Handayani merupakan Kordinator Forum Indonesia untuk Transfaransi Anggaran (FITRA) Provinsi Sumatera Selatan yang juga turut mengamati kemajuan perekonomian daerah melalui program penerapan Transparansi Anggaran jika diterapkan sangat berperan penting,ia juga mencermati khususnya untuk Kabupaten Muratara yang bisa di nilai laju pertumbuhan ekonominya masih sangat lamban.Senin,1-April-2019

Berdasarkan data Tim Evaluasi Pengawasan Realisasi Anggaran  (TEPRA), selama tahun 2018 Kabupaten Muratara tidak mencapai target sama sekali. Dari progres keuangan (seluruh belanja) kabupaten muratara tidak ada yang mencapai target bisa di definisikan disburment plan (realisasi penyerapan) yang diisi lengkap mulai dari bulan januari sampai bulan desember tahun 2018 lalu melalui progres pembaruan keuangan, serta realisasi anggaran diterapkan setiap bulannya melalui progres akumulasi belum ada yang mencapai target selama tahun 2018.

Nunik menyarankan agar salah satu program FITRA yakni, “Open Goverment Pilot Project dalam arti luas program dari Gerakan Open Goverment yang bertujuan untuk mempromosikan dan memperkuat pengelolaan birokrasi tingkat kota/kabupaten yang terbuka, partisipatif, inovatif, dan responsif perlu di adopsi pemerintah Kabupaten Muratara.” Ujar Nunik.

Dilanjutkanya, kota/kabupaten yang terpilih dalam program ini adalah kota/kabupaten yang sudah menjalankan pemerintahan yang terbuka, partisipatif, inovatif, dan responsif. Selain bercermin dari Kabupaten Bojonegoro, dan kota-kota dunia lain yang sudah terpilih di antaranya Seoul, Paris, Madrid, Buenos Aires, Sao Paulo, dan sejumlah kota lain,Kabupaten Muratara perlu juga meraih prestasi kanca International untuk Transparansi Anggaran.Tegas Nunik.

Untuk memperkuat sisi-sisi good governance ini agar pemerintah Kabupaten Muratara  membuat gerakan yang Inovatif,gerakan inovatif open goverment yang jadi perhatian salah satunya mengalokasikan sejumlah dana  lalu meminta warganya memberi masukan program untuk menggunakan dana tersebut.di sini juga peran masyarakat sangat di butuhkan  dan bisa mempercayai langsung pemerintahan Kabupaten Muratara untuk Transparansi anggaran. Tutup Nunik.

(MJP)