MT Al-Ikhbar PWI Kabupaten Bogor Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

27

Cibinong, BERANTAS

Pembacaan sholawat Nabi Muhammad SAW mengema di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor. Puluhan wartawan penuh semangat dan khitmat mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Majlis Taklim Al-Ikhbar, Rabu malam (20/10/2021).

Pembacaan kitab Maulid dipimpin Ustadz Hasanuddin Perdana dan tausiah hikmah peringatan maulid Nabi Muhammad SAW disampaikan Ustadz AY Sogir. Hadir Dewan Penasehat (Wanhat) H Bustanul Daham, Ketua PWI Kabupaten Bogor H Subagiyo bersama Sekjen M Nurofik, Ketua Koperasi Warta Karya Mandiri Effendi Tobing dan puluhan anggota PWI Kabupaten Bogor.

Pengurus Majlis Taklim Al-Ikhbar Abdul Manan mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksankan pada malam pengajian rutin mingguan, Rabu malam. Dikarenakan pada bulan ini merupakan bulan Rabiul Awal, pengurus bersama jamaah Al-Ikhbar mengisi pengajian minggu ini dengan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW yaitu12 Rabiul Awal 1443 H.

“Alhamdulillah sebelum acara peringatanan maulid nabi dimulai, pengurus MT Al-Ikhbar telah menyalurkan santunan untuk 5 orang anak yatim keluarga dari PWI Kabupaten Bogor,” kata Manan.

Manan juga mengucapkan terimakasih atas partisipasi dan dukungan donatur khususnya pengurus dan anggota PWI Kabupaten Bogor sehingga peringkatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H berjalan dengan lancar dan khidmat.

Dewan Penasehat (Wanhat) H Bustanul Daham mengungkapkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus dijadikan momentum perbaikan diri. Terutama menguatkan kembali rasa kebersamaan dan kekompakan berorganisasi.

Ketua PWI Kabupaten Bogor H Subagiyo menyampaikan rasa syukur dan bangga tahun ini, Majlis Ta’lim Al-Ikhbar bisa memperingati maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus bisa berbagi dengan menyantuni anak yatim keluarga dari wartawan anggota PWI Kabupaten Bogor.

Sementara itu, dalam tausyiah khidmat maulid Nabi Muhammad SAW, Ustadz AY Sogir mengiatkan jamaah yang hadir bisa meneladani Nabi Muhammad SAW. Ada empat cara untuk bisa meneladani Nabi Muhammad SAW yaitu yang pertama banyak membaca Shalawat Nabi.

Kedua, menjalankan Sunah-Sunah Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Sunah Nabi Muhammad SAW banyak sekali, mulai dari bangun tidur sampai dengan tidur lagi. Dari ngurus keluarga sampai dengan ngurus negara. Ketiga, Membaca dan Mengamalkan Al Quran dan Keempat, Ta’alluq atau Keterkaitan. Yaitu senantiasa mengaitkan dan mendekat dengan Nabi SAW dalam segala kondisi, antara lain membaca dan mempelajari Nabi Muhammad SAW.

(Win’s)