MENTERI ATR/BPN BERSAMA BUPATI SUKABUMI BAGIKAN 1200 SERTIFIKAT REFORMA AGRARIA

30

berantasonline.com (SUKABUMI)

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mendampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI Sofyan Djalil di Pondok Modern Assalam, Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.

Hal tersebut berkaitan penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat Program Reforma Agraria melalui kegiatan redistribusi tanah tahun 2020, Jumat (7/2).

Berdasarkan data, ada 1.200 sertifikat atas tanah seluas 320 hektar yang diserahkan kepada masyarakat di Kecamatan Warungkiara, yaitu masyarakat Desa Warungkiara, Bojongkerta, Sinarjaya, dan Kertamukti.

Bupati mengatakan, 1.200 sertifikat yang diberikan kepada masyarakat Warungkiara merupakan jawaban dari Kabupaten Sukabumi terkait dengan program pemerintah pusat yang diamanatkan melalui Perpres no. 86 tahun 2018 tentang Reforma Agraria

“Saya meyakini Kabupaten Sukabumi merupakan daerah pertama yang melaksanakan program reforma agraria dengan cakupan areal cukup luas,” ungkapnya

Bupati meminta seluruh penerima sertifikat harus memanfaatkan lahan tersebut sebaik baiknya. Jangan sampai diperjualbelikan ataupun diubah peruntukannya.

“Penerima sertifikat ini, terutama di Kecamatan Warungkiara masuk ke dalam Koperasi Produsen Agrotora Wajasakti. Melalui koperasi ini, dapat dilaksanakan berbagai kegiatan usaha sesuai dengan potensi yang ada di daerah Kecamatan Warungkiara,” ucapnya.

Ditempat yang sama Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI, Sofyan Djalil meminta Pemda Kabupaten Sukabumi memberi kepercayaan kepada koperasi yang telah dibentuk. Supaya koperasi tersebut bisa membina masyarakat untuk lebih produktif. “Semoga tanah yang dibagi ini jangan sampai beralih kepada pihak lain,” tegasnya.

Menurutnya, reforma agraria merupakan program Presiden Joko Widodo. Bahkan Presiden menargetkan seluruh tanah di Indonesia dapat tersertifikasi di 2024 nanti.

“Kita memberikan sertifikat biar ada kepastian hukum dan kedepannya agar tidak ada lagi konflik kepemilikan tanah”, paparnya.

Dalam kegiatan tersebut selain penyerahan sertifikat tanah secara simbolis oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI Sofyan Djalil kepada masyarakat, Menteri ATR/BPN bersama Bupati Sukabumi juga melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung di Pondok Modern Assalam, Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.

(Bi/Alex)