Menko Pulhukam Jamin Uang Milik Nasabah PT. Asabri Aman

88

Berantasonline.com (Jakarta)

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Prof. Dr. M.Mahfud MD menjamin uang nasabah PT Asabri yang sebagian besar adalah anggota TNI Polri tidak akan hilang.

Proses hukum akan dijalankan dalam kasus dugaan Korupsi dana PT. Asabri. “Korupsinya akan terus diadili, tapi jaminan kesejahteraan para prajurit yang dijanjikan Yayasan itu dijamin oleh pemerintah agar tidak hilang, Kejaksaan sedang mengupayakan itu semua”, kata Mahfud.

Menko Pulhukam katakan, meskipun dua tersangka dalam kasus korupsi PT Asabri sama dengan kasus PT Jiwasraya, obyek barang bukti dan asetnya berbeda. Kejaksaan Agung telah memastikan hal itu. Kejaksaan Agung juga sedang mengupayakan agar aset yang ada dipulihkan.

Mahfud menambahkan, dalam waktu dekat Kejaksaan Agung akan menyita beberapa aset dalam kasus tersebut. Jika ternyata aset yang dipulihkan itu tidak sepadan dengan nilai kerugian negara, hal itu akan dibicarakan lebih lanjut. “Negara memastikan prajurit TNI ataupun anggota Polri, tidak boleh dirugikan”, ujarnya.

Dalam Siaran Pers Kejaksaan Agung disebutkan, telah ditetapkan delapan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi PT. Asabri yang mengakibatkan kerugian negara hingga Rp 23.7 triliun.

Kedelapan tersangka yang sudah dijebloskan dalam tahanan tersebut terdiri lima Pejabat PT Asabri periode 2011-2019 dan tiga dari kalangan swasta.

Dengan terbongkarnya kasus Mega Korupsi di PT Asabri tersebut, berarti sudah dua kasus korupsi maha dahsyat yang berhasil diungkap oleh Kejaksaan Agung Pimpinan Jaksa Agung ST. Bahruddin, setelah sebelumnya Kasus Korupsi PT. Jiwasraya terbongkar.

(Ermen Patria/red.1)