Mengenal Lebih Dekat Tempat Wisata KBS Paseban Puncak Bogor

96

Berantasonline.com Bogor –

Kampung budaya Sunda (KBS) Paseban yang terletak di bukit paseban, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. KBS Paseban pertama kali digagas oleh politisi partai Gerindra Fadli Zon dan Jatnika Nanggamiharja sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas budaya Sunda.

Untuk saat ini, KBS Paseban tersebut kini telah dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Sayaga Wisata milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sejak sebulan terkahir ini.

Direktur Utama PT. Sayaga Wisata, Supriadi Jufri menuturkan, KBS Paseban merupakan realisasi dari lima pilar budaya sunda yang terdiri dari budaya bambu, budaya pencak silat, budaya pertanian, budaya kecapi suling, dan budaya dongeng, serta KBS Paseban merupakan bagian dari Desa Wisata Megamendung.

Ia menjelaskan, area KBS Paseban sendiri dikelilingi hutan tropis dengan ketinggian sekitar 1100 meter diatas permukaan laut. Kampung paseban memiliki udara segar dan sejuk  dengan temperatur pada siang hari 18-25 derajat Celcius, sementara pada malam hari bisa turun sampai 10 derajat celcius.

“Paseban yang kini telah dikelola BUMD PT. Sayaga Wisata adalah tempat yang tepat untuk istirahat, bisa juga menikmati alam, menghirup udara segar, menghindar dari kebisingan dan hiruk pikuk kota,” kata Supriadi dalam sambutannya di perhelatan Famtrip 2020, Selasa (08/12/2020).

Ia melanjutkan, untuk menuju ke KBS Paseban ini wisatawan hanya perlu menempuh perjalanan 1-2 dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Selain itu, sambungnya, wisatawan saat datang kesini pun akan disuguhkan dengan berbagai fasilitas yang diberikan oleh pengelola, termasuk salah satunya Curug Cibulao yang kini sedang viral di media sosial.

“Lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat kota untuk ke KBS Paseban ini yang menyimpan surganya bagi alam serta terdapat curug yang sangat indah dengan air yang masih hijau. Dan untuk biaya masuk ke sini pun hanya cukup merogoh kocek sebesar Rp20 ribu per orangnya,” ungkapnya.

Masih ditempat sama, sekretaris Badan Promosi Pariwisata Kabupaten Bogor, Dr. Lucky Hikmat Maulana menambahkan, bagi para wisatawan lokal maupun Jabodetabek jangan khawatir untuk berkunjung ke tempat wisata di puncak Bogor. Pasalnya, seluruh tempat wisata yang ada di Kabupaten Bogor khususnya KBS Paseban ini telah berkomitmen untuk tetap menerapkan Cleanliness Health and Safety (CHS) dan protokol kesehatan.

“Jadi bagi masyarakat Indonesia dimana pun yang hendak mengunjungi tempat wisata di kabupaten Bogor jangan takut untuk datang ke Bogor dengan mengunjungi lokasi-lokasi wisatanya, karena kami telah berkomitmen untuk tetap menerapkan CHS dan Prokes. Ayo Ke Bogor berwisata jangan takut,” tukasnya (Wiwin Sudarto)