Masyarakat Krui Lampung Antusias Menyambut Kedatangan TGB

1264

Lampung, BERANTAS

Ketua organisasi internasional Alumni Al Azhar (OIAA) cabang Indonesia, Muhammad Zainul Majdi yang biasa dipanggil Tuan Guru Bajang (TGB) berharap, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan para tokoh agama tokoh adat dan berbagai elemen- elemen masyarakat yang ada di kabupaten itu untuk membantu dan mendukung secara nyata program program yang dilakukan oleh Yayasan Warotsatul Anbiya.

Diantaranya upaya pembangunan Pondok Pesantren modern, Maqwa yang berlokasi di Pekon Serai Kecamatan Pesisir Tengah, Kab Pesisir Barat Lampung.

“Saya meminta bapak bupati, bapak ketua MUI dan warga masyarakat di sini dapat membantu upaya pembangunan ponpes maqwa di Krui,” kata TGB, saat berceramah di hadapan masyarakat di masjid Baabut Taqwa, Pekon Rawas kecamatan Pesisir Tengah, Sabtu 23 Oktober 2021. Dalam acara maulid nabi Muhammad SAW.

TGB datang ke Krui atas undangan dari Yayasan Warotsatul Anbiya (YWA), lembaga yang menaungi upaya pembangunan ponpes tersebut.

TGB juga pada kesempatan itu membagikan pengalamannya selama menjadi gubernur selama dua periode di Nusa Tenggara Barat yaitu dari tahun 2008 sampai tahun 2018. Tentang upaya pengembangan pariwisata di wilayahnya, yang mungkin dapat selaras dengan upaya pembangunan pariwisata di kabupaten pesisir barat.

Menurut TGB, sebelum dibangun komplek wisata Lombok di NTB yang berada diatas tanah seluas 1.200 hektar, yang pertama ia lakukan sebelum membangun hotel hotel resort dan fasilitas lainnya ditempat itu, ia membangun rumah ibadah.

“Kami mencari tempat yang paling tepat untuk membangun masjid. Sebelum dibangun komplek wisata Mandalika di Lombok, yang luasnya 1.200 hektare, saya meminta agar dibangun masjid sebelum dibangun hotel dan resort.

Kata dia, Masyarakat itu ibarat bangunan maka pondasinya adalah nilai agama, nilai nilai ketuhanan, nilai nilai spiritual,” ucap TGB.

Saat ini Mandalika akan menjadi sirkuit balap motor nomor satu dunia, tempat menggelar granprix moto GP.

Selanjutnya kata dia, agar pembangunan peradaban menjadi kokoh ia membangun pasar yang sesuai dengan aturan Islam, sebagai tempat mengamalkan tuntunan agama. Bagaimana transaksi ekonomi jual beli dilakukan sesuai aturan agama.

Selanjutnya mempererat memperkuat persaudaraan, menghargai dan menghormati, memanusiakan manusia, pemimpin pejabat rakyat jelata saling menghargai menghormati dengan tulus iklash, Walaupun berbeda ras, suku agama.

Hadir pada acara itu ketua Pembina YWA, Yamin Majdi, bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal, Anggota DPRD pesisir barat Fadli Ahmadi, para anggota pengurus OIAA cabang Indonesia dari berbagai kota dari seperti Lampung, Jawa tengah jogya, Bandung, Jakarta, Bengkulu, dan kota kota lain. Para tokoh agama dan masyarakat yang antusias atas kegiatan itu.

Selanjutnya dari masjid Babut taqwa, TGB bertemu dengan para tokoh agama di pesisir barat yang dilakukan di ponpes Nurul falah kecamatan Pesisir Tengah.

Berbagai rangkaian kegiatan akan dilakukan TGB dan rombongan dalam kunjungannya ke Krui tersebut diantaranya bertemu dengan para tokoh agama dan masyarakat di pesisir barat, melakukan peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren Maqwa di Pekon Seray kecamatan pesisir tengah dan berbagai kegiatan lain, yang rencana selama berada di Krui , yaitu hari Sabtu dan Minggu (23-24 Oktober 2021).

(Irsyad)