Masjid Istiqlal Jakarta Batal Menggelar Sholat Idul Fitri

111

Jakarta, BERANTAS

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Nasaruddin Umar membatalkan sholat Idul Fitri di Mesjid Istiqlal. Hal itu disampaikan langsung, Selasa (11/05/2021).

Adapun sebelumnya Masjid Istiqlal diizinkan untuk melaksanakan sholat Id pada Lebaran 2021 dengan sejumlah aturan protokol kesehatan ketat.

Salah satunya adalah pembatasan jumlah jemaah yang hadir sebesar 10 persen dari kapasitas keseluruhan.

“Setelah kami menganalisis perkembangan di internal dan eksternal Istiqlal, maka kami memutuskan di dalam pertemuan rapat kami tadi, Istiqlal kita tutup, untuk Istiqlal tidak menyelenggarakan Idul Fitri, sholat Idul Fitri,” jelas Nasaruddin.

Nasaruddin juga menjelaskan, keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan beberapa hal.
Salah satunya adalah situasi pandemi Covid-19 yang belum menunjukkan tanda-tanda lebih baik.

Jika Masjid Istiqlal tetap menggelar Sholat Idul Fitri, potensi penyebaran virus corona bisa saja terjadi.
Meski jumlah jemaah yang hadir dibatasi 10 persen dari total kapasitas yang ada.
Sebab saat mengikut sholat, kemungkinan jamaah bertemu di satu titik bisa terjadi.

“Memang kita diberikan kesempatan untuk membuka 10 persen terakhir ya. Tetapi 10 persen dari 250 ribu itu, itu sama dengan berapa.
Itu juga pasti kita akan berjumpa di satu titik temu, misalnya di pintu tempat masuk, penitipan sandal,” jelasnya.

“Masjid Istiqlal di lantai 2 tentu melewati lantai yang sama, pulang perginya juga sama,” tambahnya.

Sebelumnya pengelola Masjid Istiqlal telah melakukan simulasi. Namun, setelah hal itu dilaksanakan, pihaknya menyimpulkan bahwa Masjid Istiqlal tidak menggelar sholat Id seperti tahun lalu.

Imam Besar Mesjid Istiqlal Nasaruddin Umar meminta maaf kepada seluruh jemaah.
Dia berharap agar situasi pandemi Covid-19 dapat lebih baik. Sehingga Masjid Istiqlal dapat melaksanakan sholat pada Idul Adha mendatang.

“Kami mohon maaf kepada segenap jamaah dan saudara, simpatisan, pecinta Masjid Istiqlal. Mudah-mudahan, Insya Allah Idul Adha nanti keadaan sudah lebih baik, maka kita akan buka untuk umum,” kata Nasaruddin.

“Saya tahu sudah banyak sekali yang merindukan Masjid Istiqlal yang sudah indah dan cantik seperti ini, tetapi kondisi kita tidak memungkinkan untuk membuka, terbuka melaksanakan Idul Fitri ini,” terangnya dengan rasa terharu.

Achmad Hudori