Mantan Dirut PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso ditahan KPK Diduga Korupsi Rp 330 Miliar

64

berantasonline.com ( Jakarta )

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dalam Konfrensi Pers di Gedung KPK, Jum’at (12/6) mengatakan telah menahan Mantan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (PT DI) Budi Santoso dan Asisten Direktur Utama Bidang Bisnis Pemerintah PT DI Rizal Rinaldi Zailani.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan tindak pidana korupsi kegiatan penjualan dan pemasaran fiktif mulai dari tahun 2007 hingga 2017 mencapai Rp 330 miliar.

Dikatakan pada tahun 2008 Budi Santoso bersama Irzal Rinaldi Zailani bersama dengan pihak lain melakukan kegiatan pemasaran dan penjualan di bidang bisnis di PT DI. Pihak lain kata Firli dimaksud adalah sejumlah Pejabat di PT DI yakni Direktur Aircraft Integration Budi Wiraskito, Direktur Aerostructure Budiman Saleh dan Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan PT. DI Arie Wibowo.

Selanjutnya pada tahun 2008-2018 Budi membuat kontrak kemitraan antara PT DI dan beberapa pihak, kontrak ditandatangani antara PT DI dan PT Aircraft Integration, dan dengan Direktur PT Angkasa Mitra Karya, PT Bumiloka Tegar Perkasa, PT Abadi Sentosa Perkasa PT Penta Mitra Abadi PT Niaga Putra Bangsa dan PT Selaras Bangun Usaha.

Namun kata Firli mereka tidak pernah melaksanakan pekerjaan berdasarkan kewajiban dalam Surat Perjanjian kerjasama. Karena itu, kami menyimpulkan telah terjadi pekerjaan fiktif, ujar Firli menambahkan.

Pada tahun 2011 PT DI mulai membayar kontrak kepada para mitra, selama 2011 2018 jumlahnya sekitar Rp 330 miliar yang terdiri dari Rp 205,3 miliar dan 8,65 juta dollar AS. Tak hanya itu setelah pembayaran diserahkan terdapat permintaan lain kepada pada mitra kerja dari PT DI yaitu uang sebesar Rp 96 miliar, uang tersebut diterima Budi, Irzal Arie dan Budiman Saleh.

Menurut Ketua KPK Firli Bahuri para tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 atau Pasal 3 Undang Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pada hari Jum’at (12/6) Mantan Dirut PT.DI Budi Santoso dijebloskan dalam Rutan Guntur setelah ditetapkan sebagai tersangka bersama Mantan Asisten Dirut bidang Bisnis Pemerintah PT DI Irzal Rinaldi Zailani.

(Hamdan Mahyudin /red.1)