Lokasi Wisata Alam Leuwi Hejo Gunung Pancar Butuh Perhatian Pemkab Bogor

121

berantasonline.com (Bogor) – Leuwi Hejo yang berada di kaki Gunung Pancar, merupakan salah satu destinasi wisata alam yang banyak dikunjungi Wisatawan dari berbagai kota.

Lokasi wisata yang berada di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor ini dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Bogor dan masyarakat setempat, namun sayangnya Pemkab Bogor belum memperhatikan kondisi akses jalan menuju lokasi wisata maupun sarana pendukung lainnya.

Kendaraan pengunjung terutama roda empat dituntut ekstra hati-hati melewatinya. Jurang di kanan kiri badan jalan tidak dilengkapi pagar pengaman, sehingga membahayakan para pengunjung.

“Sudah 3 tahun ini Pemerintah Kabupaten Bogor bekerjasama dengan masyarakat disini, pemasukan untuk Dinas Pariwisata terus berjalan”, tutur Komar salah seorang petugas pengelola wisata leuwi hejo.

Dari pantauan awak media (02/01/2019), lokasi parkir masih terbilang kurang memadai dan tidak terurus dengan baik, jika hujan turun, lokasi parkir becek dan licin, jembatan menuju pemandian pun beresiko karna hanya menggunakan kayu.

Komar menjelaskan, untuk pengujung yang datang saat hari libur bisa mencapai ribuan orang, pengedara mobil dalam sehari bisa mencapai 100 unit, “Untuk motor sehari bisa mencapai 1000 motor, dengan tarif masuk untuk mobil Rp 15 ribu, motor Rp 8 ribu”, ujarnya.

“Pembangunan jalan ke lokasi ini katanya akan dilaksanakan dari kemarin-kemarin, tapi sampai saat ini belum ada tindakan dari Pemerintah, untuk jembatan itu kita yang bikin,il itu hasil swadaya masyarakat disini, para pekerja dan pengurus yang buat”, tutur Komar.

Komar pun berharap Pemerintah segera merealisasikan pembangunan sarana dan prasarana di lokasi Wisata Leuwi hejo.

“Harapan saya kepada Pemerintah tolong segera ditata dan diprioritaskan, terutama akses jalan, kalau jalan sudah bagus pasti lebih banyak lagi pengunjung yang datang, soalnya aset Wisata ini bisa menambah pendapatan daerah juga”, jelasnya

Hal sama pun diungkapkan Tri salah satu pengujung dari jakarta, Tri mengeluhkan dengan sarana yang dimiliki lokasi tersebut. “Iya mas, kamar mandi umum nya juga ditiap tempat belum disediakan, kalau kita mau ganti baju habis mandi repot, dan jalan kesininya juga rusak”, pungkasnya.

(Not)