Liput Kericuhan Verifikasi Lelang Tender di ULP Lampung Barat, Jurnalis Metro TV Lampung Mendapat Ancaman dan Intimidasi Preman

153

Lampung Barat, BERANTAS

Yehezkiel Ngantung, Jurnalis Metro TV Lampung yang bertugas di Kabupaten Lampung Barat, diintimidasi sekelompok preman. Peristiwa terjadi saat Eki, sapaan Yehezkiel, meliput kericuhan di halaman kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa di Kompleks Pemerintah Kabupaten Lambar, pada Selasa, (4/05/2021).

Eki sempat dikejar dan diancam dengan senjata tajam. “Waktu lihat ada kerusuhan di depan kantor ULP, saya mendekat untuk cari tahu informasi sekaligus meliput. Tapi saat saya mengambil gambar, tiba-tiba ada beberapa orang dalam rombongan kerusuhan itu melarang saya liputan dan mengancam akan melukai saya,” kata Eki.

Eki menambahkan, sejumlah preman juga sempat berusaha merebut kamera miliknya. “Saya dikejar dan diancam pakai pisau yang disimpan di pinggangnya. Karena sudah membahayakan keselamatan, saya langsung lari menjauh dari lokasi kerusuhan itu,” kata Eki.

Akibat kejadian tersebut, Eki berencana akan melaporkan kasus ini ke Mapolres Lampung Barat. Dia berharap kasus ini diusut tuntas.

“Perbuatan ini sudah mempermalukan saya, mengancam keselamatan saya, dan melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 yang menjadi acuan saya bekerja,” tegasnya.

(Irs)