KPK Tangani Serius Kasus Dugaan Korupsi Rp 55 Miliar RSUP Fatmawati

509

berantasonline.com (Jakarta) – Kasus dugaan korupsi Rp 55 miliar di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati yang selama ini luput dari pengamatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini semakin terkuak.

LSM Riau Coruption Wach (RCW) telah beberapa kali melaporkan kasus megakorupsi Anggaran negara Kementerian Kesehatan di RSUP Fatmawati tersebut tetapi nampaknya berjalan ditempat. “Diperiksamah diperiksa oknum oknum yang diduga bertanggungjawab tapi hasilnya tidak jelas kelanjutannya alias jalan ditempat,” ujar Ketua LSM RCW, Muren Mulka.

Oleh karena, kata Muren, kasus korupsi di RSUP Fatmawati APBN Tahun 2007 dan Tahun 2015 serta Tahun 2016 tersebut secara kasat mata terjadi, maka Ketua LSM Riau Coruption Wach mendesak KPK untuk mengambil alih pengungkapan kasus ini secara transparan sehingga tidak menimbulkan kecurigaan masyarakat.

Ketua LSM RCW bersama Wakil Ketua KPK Saut Sitomorang

Muren Mulkan mengungkapkan telah membeberkan kasus dugaan korupsi di RSUP Fatmawati kepada Waklil Ketua KPK bidang Penindakan Saut Situmorang. Dikatakan bahwa Wakil Ketua KPK menaruh perhatian serius kasus megakorupsi tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LSM Pengembangan Aspirasi Rakyat (PAR) Khotman Indris, menaruh kepercayaan yang sangat tinggi bahwa KPK akan mampu menuntaskan kasus megakorupsi RSUP Fatmawati yang berlarut akibat tidak seriusnya aparat menanganinya. “Mereka yang diduga terlibat harus diperiksa ulang jangan sampai mereka lolos dari jeratan hukum,” ujar Khotman Indris kepada berantasonline, di Jakarta, Sabtu (5/5/2018).

“Betapanpun peliknya KPK pasti mampu membereskan kasus korupsi ini. Apalagi Presiden Joko Widodo sudah mendapat laporan, sehingga oknum oknum yang di duga bermain pasti dapat disapu bersih,” kata Khotman mengakhiri keterangannya. (Bust)