KPK Beri Perhatian Dugaan Kasus Korupsi RSUP Fatmawati Rp 55 Miliar

1178
Ketua KPK Agus Rahardjo.

berantasonline.com (Jakarta) – Gencarnya pemberitaan media massa terhadap dugaan terjadinya kasus korupsi pembangunan Gedung Rawat Inap RSU Pusat Fatmawati milik Kementerian Kesehatan sebesar Rp 31 Miliar Tahun Angggaran 2007, dan Proyek Jasa Kebersihan dan Cleaning Service selama dua tahun berturut senilai Rp 24 Miiiar, telah menarik perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pimpinan Agus Rahardjo.

Pemberitaan Pers semula dianggap ecek-ecek oleh oknum Pejabat RSUP Fatmawati, bahkan menganggap ini ulah LSM kacangan dan menuding paling-paling hanya mencari duit recehan. Entah apa maksud keluarnya kata-kata tidak pantas tersebut.
Muren Mulkan Ketua Umum LSM Riau Corruption Wach mengungkapkan telah dihubungi Petugas KPK untuk meminta penjelasan ihwal terjadinya kasus korupsi RSUP Fatmawati, dan dugaan terjadinya Korupsi Penggunaan Anggaran dana APBN yang terjadi disana.

Sementara itu Presiden Joko Widodo telah diberikan laporan oleh Koran Berantas, agar penanganan kasus dugaan Korupsi di RSUP Fatmawati yang cukup fantastis ini diusut tuntas, demi tegaknya Nawa Cita yang digagas oleh Presiden, walaupun sementara ini luput dari perhatian Media Ibukota. (red.1)