Komite SMAN 1 Cigombong Tarik Pungutan Berdalih Sumbangan Pembangunan Gedung

124

Bogor, BERANTAS

Dengan dalih persiapan menghadapi lomba Adiwiyata, SMAN 1 Cigombong Kabupaten Bogor berencana membangun gedung baru, meski nekat melakukan pungutan berdalih sumbangan terhadap 1000 siswa/siswinya sebesar Rp 50.000 tiap siswa perbulan sebagai sumber pendanaan.

Humas SMAN 1 Cigombong Euis Lilih menjelaskan, sistem pembayaran pungutan yang dilakukan oleh wali murid adalah cash atau datang langsung ke sekolah menggunakan kwitansi yang berstempel komite sekolah.

Ketua Komite SMAN 1 Cigombong Desa Watesjaya, H. Sudaryat membenarkan adanya dugaan pungutan tersebut dengan dalih untuk pembangunan sekolah yang akan segera dilombakan menjadi sekolah adiwiyata.

Salah satu orang tua wali murid yang enggan disebut namanya mengatakan kepada Wartawan Berantas, “Benar ada sumbangan disekolah, tapi sumbangan ditentukan bukan keihklasan orang tua murid, bahkan kita dikasih kwitansi, dari juli harus lunas dibulan november jumlah 50×5 total 250 rb”, ucapnya.

Kalau melihat paparan diatas, sudah sepatutnya Tim Saber Pungli untuk turun ke SMA Negeri 1 Cigombong untuk menindak lanjuti dugaan praktek pungli berdalih sumbangan tersebut.

(Helmi/Nur/Angga)