KJKS BMT NU Mampu Menggerakkan Ekonomi Rakyat Sumenep

29

SUMENEP, BERANTAS

Pemerintah Kabupaten Sumenep menilai keberadaan Koperasi Jasa Keuangan Syariah Baitul Maal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (KJKS BMT NU) Jawa Timur sangatlah penting bagi masyarakat, karena bakal mampu memberi solusi yang mendasar dalam soal permodalan dan berperan pula mengurangi kesenjangan ekonomi.

Diprediksi, BMT NU Jawa Timur yang perkembangannya sangat pesat, memiliki peran sebagai lembaga keuangan mikro untuk menggerakkan sektor kegiatan ekonomi masyarakat.

”BMT NU Jawa Timur yang perkembangannya sangat pesat, memiliki peran sebagai lembaga keuangan mikro untuk menggerakkan sektor kegiatan ekonomi masyarakat kata Achmad Fauzi, Wakil Bupati pada Pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Paripurna XVI dan Expo Produk Unggulan Anggota BMT NU Jawa Timur di Gedung Graha Adi Poday, Sabtu (15/02/2020).

Fauzi berharap seluruh cabang BMT NU di Jawa Timur terus berbenah diri guna memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga eksistensi dan perannya bisa memberikan kontribusi berarti bagi pembangunan ekonomi masyarakat.

Hal itu seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, hendaknya BMT NU melakukan transformasi inovasi seperti dunia perbankan di antaranya ATM, internet banking, dan mobile banking.

Harapannya fasilitas pelayanan itu menambah rasa kepercayaan anggota serta masyarakat terhadap Koperasi. “BMT NU agar tetap konsisten dan bertahan di era apapun, harus mengikuti perkembangan dan kemajuan perekonomian, dengan melakukan berbagai inovasi serta kreasi demi kemandirian ekonomi warga NU,” terangnya.

KJKS BMT NU Jawa Timur di RAT Paripurna Tahun 2020 juga memberikan penghargaan kepada Kantor Cabang yang berprestasi, sebagai wujud apresiasi atas dedikasi, loyalitas dan perjuangan pengelola untuk mewujudkan anggun di pelayanan dan unggul dalam kinerja menuju 100 cabang pada tahun 2026.

Penghargaan itu di antaranya katagori cabang beprestasi, cabang baru berprestasi, cabang produktifitas keuangan terbaik, cabang pertumbuhan terbaik, cabang pencapaian target terbaik, cabang Non Performing Financing (NPF) terendah dan cabang perkembangan tabungan terbaik.

Lebih jauh Fauzi mengungkapkan, pengelolaan Koperasi juga dilakukan secara transparan dan profesional, supaya BMT NU Jawa Timur ini, bisa menjadi percontohan di tingkat nasional, misalnya BMT Sidogiri yang asetnya hampir mencapai 2 triliun Rupiah.

“Koperasi bisa berkembang dan maju tergantung pengelolaan usahanya, sehingga harus dilakukan secara transparan, profesional serta bertanggungjawab,” pungkasnya.

(MAM)

Ket gambar : Wakil Bupati Achmad Fauzi, pada pembukaan rapat anggota tahunan (RAT) Paripurna XVI dan Expo Produk Unggulan Anggota BMT NU Jawa Timur di Gedung Graha Adi Poday, Sabtu (15/02/2020).