Ketua Umum PPP Romahurmuziy Terjaring OTT KPK di Surabaya

46

berantasonline.com (Jatim) – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jum’at pagi (15/3) melakukan Operasi Tangkap Tangan di Surabaya Jawa Timur.

Anggota DPR Komisi XI yang juga Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy tertangkap disebuah hotel di Kota Surabaya, juga turut diamankan Ka Kanwil Depag Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Ka Kandepag Kabupaten Geresik Muhammad Muafak Wihadi bersama dua Staf Kemenag dan seorang swasta.

Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan adanya Operasi Tangan oleh Anggota KPK tersebut. Romahurmuziy ditangkap karena terkait dengan suap dalam promosi jabatan di Kementerian Agama.

Sementara itu Juru Bicara KPK Febri Diyansyah kepada Wartawan di Gedung KPK Kuningan Jakarta, Jum’at siang (15/3) menjelaskan bahwa penerimaan suap diduga sudah kesekian kalinya.

Petugas KPK memeriksa Romahurmuziy dan kawan-kawan di Kantor Direktorat Reskrimsus Polda Jawa Timur, sekitar Pukul 14.30 Wib mereka dibawa ke Gedung KPK Jakarta.

Pukul 19.30 rombongan yang membawa Romahurmuziy tiba di gedung Merah Putih KPK Jakarta dan langsung dilakukan pemeriksaan lebih dalam lagi.

Petugas KPK membawa barang bukti sebanyak 3 koper dokumen untuk menentukan status Romahurmuziy dkk.

KPK diberi waktu selama 1X24 jam sesuai ketentuan apakah mereka yang diperiksa dapat ditingkatkan statusnya sebagai tersangka atau tidak. Pada Jum’at malam Petugas menggeledah rumah tinggal Ketua Umum DPP PPP itu di Batu Ampar Jakarta Timur.

Selain menyegel kamar tidur dan ruang kerja Romahurmuziy, Petugas KPK pada hari Jum’at (15/3) juga menyegel ruang kerja Menteri Agama Lukman Syaefudin. Dimana pada waktu itu Menteri Agama sedang tidak berada ditempat.

(Ansori/red.1)