Ketua KPU Sumenep Instruksikan Pelaksana Pemilu Bersikap Netral

33
Ketua KPU sumenep, A. Waris

berantasonline.com (MADURA) – Menjelang Pemilihan Umum 17 April 2019 sudah diambang pintu. Agar tercipta Pemilu yang aman dan damai, Ketua KPU Kabupaten Sumenep, Jawa timur dengan tegas akan menginstruksikan panitia pelaksana pemilu bersikap netral, apabila tidak netral Ketua KPU rekomendasikan untuk menangkap pelaksana pemilu yang melakukan tindak pidana pemilu.

“Jika terdapat anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) melakukan tindak pidana pemilu, kami akan merekomendasikan agar ditangkap”, jelas A. Waris (05/04/2019)

A. Waris menyatakan, bahwa pihak KPU sudah melakukan intruksi kepada semua pelaksana Pemilu agar benar-benar menjalankan tugas sebagaimana mestinya, sehingga pelaksanaan 17 April 2019 mendatang terlaksana dengan baik, lancar tanpa mengalami hambatan.

Ditempat terpisah salah satu Komisioner Bawaslu Kabupaten Sumenep Imam Syafi’i menegaskan sudah seharusnya jika penyelenggara pemilu harus netral, tapi kalau ada salah satu penyelenggara pemilu yang mengajak atau berkampanye kepada seseorang untuk mendukung salah satu calon maka pihak Bawaslu tidak akan tinggal diam, bahkan akan menindak tegas sebagaimana aturan yang berlaku.

“Jika penyelenggara pemilu tidak netral serta berpihak kepada salah satu calon, maka hal tersebut termasuk kategori pelanggaran pemilu”, ucap Syafi’e.

Anggota Bawaslu Sumenep A. Syafie

Apabila nanti terbukti melanggar maka konsekuensinya harus berurusan dengan hukum, dikarenakan penyelenggara sudah tahu dan paham terkait dengan segala aturan yang berlaku.

Lanjut Syafi’e, jika Pihak penyelenggara pemilu sudah paham terhadap Undang- undang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) (DKPP). Apabila melanggar akan menerima konsekwensi sebagaimana aturan yang ada. “PPK dan PPS harus benar-benar jalankan tugas sesuai dengan amanat undang-undang yang sudah ada, sehingga pelaksanaan Pemilu berjalan dengan lancar dan tertib sesuai harapan”,tutupnya.

(hry)