Ketua IPW Neta S Pane Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

105

Jakarta, BERANTAS

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan duka cita atas wafatnya Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta Saputra Pane pada hari ini, Rabu (16/6).

“Turut berduka cita semoga amal ibadah diterima disisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Amin,” kata Argo dalam pesan tertulis, Rabu (16/6/2021).

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane meninggal dunia di RS Mitra Keluarga, Bekasi Barat, pada Rabu (16/6) pukul 10.40 WIB.
Informasi ini dibenarkan oleh kerabatnya Yon Moeis. Neta disebut meninggal karena covid-19.

“Betul, tadi sekitar pukul 10.40 WIB di RS Mitra Bekasi Barat,” katanya saat dihubungi.

Menurutnya, Neta telah dirawat di rumah sakit sejak 5 Juni lalu karena positif covid-19.

Informasi ini juga dibenarkan Edi Hasibuan, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategi Kepolisian Indonesia.

“Iya benar, kita sampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya. Kita kehilangan pengamat kepolisian yang kritis dan banyak memberi masukan dalam memajukan Polri yang semakin baik,” tuturnya.

Neta merupakan Ketua Presidium IPW sejak 2004 hingga sekarang.

Aktivis kelahiran Medan, 18 Agustus 1964 ini memulai kariernya di bidang jurnalistik dengan menjadi reporter di SKH Merdeka di Jakarta.

Ia kemudian menjadi Wakil Pimpinan Redaksi Surat Kabar Jakarta tahun 2002-2004. Neta kemudian aktif sebagai aktivis hingga menjabat Ketua Presidium IPW.

IPW sendiri adalah lembaga swadaya masyarakat yang mengawasi kinerja kepolisian. Anggota lembaga ini terdiri dari pengamat, wartawan, pakar, hingga akademisi yang peduli masalah kepolisian.

Neta yang semasa hidup kerap mengkritisi institusi Polri ini diketahui meninggalkan satu istri, dua orang anak dan satu cucu.

(Rls/Achmad Hudori)