Ketua ICMI Jimly Assidqi Tolak NKRI Syariah

739

berantasonline.com (Jakarta)

Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) menyatakan menolak Rekomendasi Ijtima Ulama IV tentang NKRI Bersyariah.

Jimly mengatakan kita telah bersepakat bahwa NKRI sudah final, negara telah memberikan ruang yang luas bagi Ummat Muslim untuk menjalankan agama.

Bahkan terdapat sejumlah Undang Undang yang memudahkan ummat muslim untuk menjalankan Syariat Islam seperti Undang Undang Zakat, Undang Undang Haji, Undang Undang Perkawinan.

Untuk itu Anggota DPD Rl terpilih itu meminta, semua pihak tidak lagi menggunakan narasi yang justru menimbulkan kesalah fahaman di masyarakat.

Hal terssbut dikemukakan oleh Ketua Umum ICMI Jimly Assidqi di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta Jum’at (9/8) malam.

“Jadi tidak usah lagi menarasikan yang menimbulkan salah faham misalnya NKRI bersyariah, dijalankan saja apa yang ada”, katanya.

Sementara itu politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding mengatakan, pihak pihak yang menyerukan Negara Kesatuan RI bersyariah tidak pantas untuk tinggal di Indonesia, perlu segera hengkang dari bumi pertiwi karena bertentangan dengan idiologi Pancasila.

“NKRI enggak ada yang bersyariah, apa maksudnya, kalau anda mau membuat bersyariah, silahkan ke negara lain, bukan disini, NKRI harga mati”, tegas Karding.

(Yati/TS/red.1)