Ketatnya Penerapan Prokes Covid-19 di Agam, Dalam Pelaksanaan PBM Tatap Muka

29

Agam – BERANTAS

Proses belajar mengajar (PBM) tatap muka di kabupaten Agam provinsi Sumatera Barat, menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dalam mengantisipasi penyebaran virus itu di sekolah.

“Ini sesuai dengan Instruksi Bupati Agam No 4 Tahun 2021 tentang Tatap Muka Terbatas Tahun Pelajaran 2021/2022 dan Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam No 421.1/3256/Disdikbud 2021 tentang Pelaksanaan Tatap Muka Terbatas Tahun Ajaran 2021/2022,” ujar Kepala Seksi Kurikulum SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam, Alfiandri. Sabtu (10/9), di Lubuk Basung.

Setelah itu, peserta didik menggunakan masker, sistim pembelajaran memakai sift dan satu rombongan belajar dibatasi 50 persen.

“Sift kita serahkan ke sekolah dan pihak sekolah harus membuat surat pernyataan untuk menerapkan protokol kesehatan ketat,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini sebanyak 29 dari 64 SMP di daerah itu telah melakukan PBM tatap muka semenjak beberapa minggu lalu.

PBM tatap muka itu dilakukan setelah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat mengeluarkan surat izin.

Untuk SMP lainnya, tambah Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Agam itu masih dalam proses penerbitan izin PMB tatap muka.

Setelah melengkapi persyaratan, ia baru menerbitkan surat izin PBM tatap muka.

“Permohonan izin sedang kita proses dan setelah selesai baru diterbitkan izinnya,” tuturnya.

(Delco)