Kritikan Keras Ketua Pesabar Untuk MUI Kabupaten Bogor

359

berantasonline.com (Cibinong)

Ketua Paguyuban Santri Bale Rombeng (Pesabar) Kabupaten Bogor AY Sogir mengkritik keras Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor yang baru saja menyelesaikan Musyawarah Daerah (Musda) ke X di Gedung Dharmais Sukaraja Bogor, Rabu lalu (2/9/2020).

Ketua Pesabar Kabupaten Bogor, Kamis (3/9) kepada berantasonline.com mengatakan jangan sampai Gerakan Tukcing dibentu cicing, karena peran MUI harus terdepan dibidang Sosial Kemasyarakatan. Struktur Pengurus Gaya Baru, jajaran Pengurus MUI Kabupaten Bogor 2020-2025 kalau di istilahkan bahasa Arabnya didominasi oleh Keluarganya, Keturunannya, Ahlibaitibya, ujar AY.Sogir.

“Ini Majelis terhormat”, ujar AY.Sogir, tempat berkumpulnya para Ulama,itulah namanya MUI. Kalau jajaran seperti ini berarti Majelis Urang Iyeumah, sindir AY Sogir.

“Kalau jajaran Pengurus seperti ini berarti Majelis Urang Iyeumah. Seharusnya selektif dalam menyusun Kepengurusan di Majelis yang terhormat ini, pilih yang memiliki potensi keilmuan maupun ahlaq dan Wawasan keummatan yang mengakar ke lapisan masyarakat,” ujarnya.

Di akhir komentarnya, Ketua Pesabar AY Sogir mengatakan, anggaran bantuan Operasional MUI Kabupaten Bogor cukup pantastis setiap tahunnya. Namun Program Keummatan belum tercapai merata. Apalagi disaat Pandemi Covid 19 ini peran MUI menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Bogor gencar bersosialisasi, betapa pentingnya memahami adanya wabah yang berkepanjangan ini.

Program PKU Pendidikan Kader Ulama setiap tahun ratusan kader terbentuk tapi harusnya terdepan dikalangan masyarakat, baca kitab kuning, matang ilmu fiqh, sehingga mampu menjawab tantangan dan pertanyaan di tengah masyarakat era global ini.

“Kami mempertanyakan Ketua MUI ke 4 periode ini, apakah kehabisan kader. Kami memberikan kritik obyektif secara organisasi, bukan karena marah, bukan emosi, bukan benci. Namun kami tetap tadiman wa takriman kepada Lembaga terhormat MUI agar terjaga dengan baik dan maslahat bagi ummat Kabupaten Bogor,”ujar AY Sogir mengakhiri keritikannya.

Sementara it, Ketua MUI Kabupaten Bogor KH. Achmad Mukri Aji, dalam acara Pembukaan Musda X yang dihadiri Bupati Bogor Ade Yasin Rabu (2/9/2020) lalu mengatakan Musda MUI Kabupaten Bogor bermakna penting untuk kemajuan MUI dan juga pembangunan di Kabupaten Bogor.

KH Mukri Aji menegaskan Musda ini untuk menentukan jalannya Program, apa yang bisa dilaksanakan untuk meningkatkan ukhuwah dan pelayanan terhadap ummat oleh ulama.

Dengan demikian membaca statement Ketua MUI empat priode ini tentunya diharapkan kekhawatiran tokoh ormas keagamaan bahwa Kepengurusan MUI Kabupaten Bogor diharapkan tidak tukcing, namun akan berperan digaris depan dalam kegiatan Sosial kemasyarakatan. (bust)