Kemensos : Anggaran Bantuan Sosial Tunai (BST) Hanya Sampai April 2021

354

Kementerian Sosial menjelaskan bahwa Bantuan Sosial Tunai (BST) yang telah menjadi instrumen penting memulihkan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 tak akan diperpanjang hingga terakhir April 2021.

“Anggaran untuk itu tidak ada”, ujar Menteri Sosial, Tri Rismaharini di Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (31/3).

Salah satu alasan tidak diperpanjangnya Bantuan Sosial Tunai (BST) adalah karena situasi pandemi di Indonesia telah bergerak ke skala mikro.
Sehingga masyarakat seharusnya kini telah dapat beraktivitas kembali, dengan harapan situasi pergerakan perekonomian di Indonesia sudah mulai normal, dalihnya.

“Kalau misalkan di daerah masih ada warga yang perlu ditolong, mereka masih bisa mengajukan ke kami, nanti kami bantu dalam bentuk BPNT (bantuan pangan non-tunai),” ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Sehingga, ujar dia, masyarakat yang membutuhkan pertolongan, nantinya mendapatkan bantuan sosial BPNT senilai Rp200.000.

Sebelumnya, Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas Sosial Sonny W Manalu sudah menjelaskan bahwa dana Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial hanya disiapkan sampai bulan April 2021.

Dana sebesar total Rp 12 triliun disalurkan setiap bulan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat (PKM) selama empat bulan, sejak awal Tahun 2021.

Per-PKM menerima bantuan tunai sebesar Rp 300.000 setiap bulannya sampai April 2021. Penyaluran BST dilakukan oleh PT Pos Indonesia.

Dengan tidak diperpanjangnya Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos dengan alasan ketiadaan anggaran, itu artinya masyarakat sudah tidak bisa lagi berharap bantuan dari Pemerintah.

Masyarakat dipacu sebisa mungkin untuk kembali bekerja dan bekerja, apa pun harus bisa dilakukan agar dapur tetep ngebul.

( Achmad Hudori )