Kelurahan Harus Teliti Memproses Data Kependudukan dan Utamakan Mendata Generasi Milenial

131

berantasonline.com (Bogor) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor menekankan kepada petugas di Kelurahan harus teliti dalam memproses data kependudukan warganya.

“Sebelum data kependudukan diserahkan kepada Disdukcapil sebaiknya petugas dari kelurahan lebih teliti lagi dan harus mengecek kembali data-data yang harus di isi oleh pemohon,” kata Agus Suparman Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil Kota Bogor kepada berantasoline.com saat sosialisasi kependudukan kepada para lurah di wilayah Kecamatan Tanah Sareal, Senin (17/9).

Hal itu, kata Agus, semua data pemohon harus lengkap diisi seperti nama orangtua atau pendidikan dimana tercatat di kartu keluarga masih belum sekolah padahal mereka sudah lulus SMA atau sarjana.

“Bagi pemohon yang ingin mengupdate data pada Kartu Keluarga atau KTP isian formulir harus semuanya di isi dan dilengkapi, untuk data pendidikan pemohon cukup melampirkan fotocopy ijazah terakhir,” ujar Agus.

Untuk pengajuan Surat Pindah, apabila suatu keluarga pindah seluruhnya/ sebagian/perorangan ketempat lain, maka Kartu Keluarga yang disimpan di Kepala Keluarga atau di Ketua RT harus diserahkan kepada Disdukcapil. Kemudian Disdukcapil akan memberikan surat pindah atau pencabutan, dengan syarat harus mengajukan surat pengantar dari RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan. Masa berlaku Surat Pindah selama 30 hari.

Sementara untuk Surat Datang, pemohon dari wilayah di luar Kota Bogor harus membawa surat pindah dari Disdukcapil daerah asal, kemudian pihak Disdukcapil akan menarik data dari daerah asal untuk mengganti dengan Kartu Keluarga baru. Untuk selanjutnya diserahkan pemohon kepada RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan.

Disdukcapil menghimbau kepada warga yang belum memiliki data kependudukan harus segera proses perekaman di Kecamatan masing-masing, atau di pelayanan Disdukcapil yang ada di BTM lantai 3. Dengan syarat membawa surat pengantar dari RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan.

Saat ini Disdukcapil Kota Bogor memprioritaskan warga Kota Bogor yang belum sama sekali memiliki KTP atau generasi milenial.

“Di himbau kepada petugas kelurahan agar secepatnya mendata warganya yang belum sama sekali memiliki KTP karena April 2019 akan melaksanakan pemilihan umum dan pilpres,” jelas Kasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Disdukcapil Kita Bogor, Mugi Lastono. (Manan)