Kapolsek Bersama Muspika Cikampek Jalani Rapid Test Massal

16

Berantasonline.com Karawang

Kapolsek Cikampek AKBP H Suprawadi,S.H,bersama Muspika Kecamatan Cikampek,Camat Cikampek Drs H,Syueb Sulaiman M.M,Dandramil Kecamatan Cikampek Kapten Infanteri Suryadi Yang didampingi beberapa anggota Polsek Cikampek lakukan penjagaan kegiatan supaya selama kegiatan Rapid test diwilayah hukum Polsek Cikampek aman dan kondusif,Sabtu 16/05/2020.

Menurut Kapolsek,”Jumlah ada 5 tim yang melakukan rapid test di wilayah Cikampek. Tim pertama di Terminal Cikampek, tim kedua di Pasar Selindo, tim ketiga di Pasar Cikampek I, tim empat di Pasar Cikampek II dan tim lima di Plaza Cikampek. “Satu orang reaktif di Pasar Cikampek. Yang bersangkutan adalah pelayan di toko baju,”

Juru bicara tim gugus tugas, dr. Fitra Hergyana mengatakan, dalam tiga hari terakhir, Dinas Kesehatan ‎menggelar rapid test massal bertempat di pasar. Sebelumnya telah dilakukan rapid test di Pasar Baru dengan hasil 2 orang reaktif, Pasar Johar 1 orang reaktif dan Pasar Cikampek 1 orang.

Setelah itu, para pedagang dan pengunjung yang hasilnya reaktif dibawa ke RS Paru Jatisari untuk dilakukan rontgen, cek darah dan uji swab.”Kami juga langsung tracing ke keluarganya dan kerabatnya. Untuk antisipasi penyebaran semakin meluas,” ujar dr. Fitra.

Dalam kegiatan tersebut,Muspika Kecamatan Cikampek mendapatkan apresiasi dari warga Cikampek yang datang untuk melakukan rapid test.

‎Sementara, perkembangan Covid-19 di Kabupaten Karawang, pasien yang terkonfirmasi positif dari uji swab total ada 19 orang, sudah sembuh 16 orang dan masih dalam perawatan 3 orang. Sementara, pasien reaktif rapid tes berjumlah total 179 orang (bertambah 6 orang), sembuh 121 orang, masih dalam perawatan 41 orang dan meninggal dunia 17 orang.

“Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) total 322 orang, selesai pengawasan 249 orang, proses pengawasan 50 orang dan meninggal dunia 23 orang. Untuk orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah total 4.529 orang. Selesai pemantauan 3.060 orang, proses pemantauan 1.467 orang dan meninggal dunia 2 orang”,ungkap dr.Fitra.

Sementara orang tanpa gejala (OTG) berjumlah 674 orang, selesai pemantauan 385 orang dan masih dalam proses pemantauan 289 orang.
Pungkasnya.

( Margono S.)