Kapolri Perintahkan Tembak Ditempat Begal Sumatera Saat Arus Mudik

148
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (ist/net)

berantasonline.com (Jakarta) – Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan kepada jajaran Polda Lampung dan Polda Sumsel untuk melakukan Operasi Khusus tembak mati ditempat para begal yang beraksi dijalanan saat arus mudik dan balik lebaran tahun 2018.

Hal tersebut dikatakan Kapolri ketika melakukan kunjungan di posko terpadau angkutan lebaran di Merak Banten, Senin (11/06).

“Saya sudah perintahkan kepada Polda Lampung dan Polda Sumsel, ini sebagai bentuk pelayanan rasa aman kepada pemudik terutama yang berkendaraan sepeda motor. Pengamanan arus mudik dan balik, kepolisian dilapangan agar terus bersinergi dengan TNI karena selain melindungi pemudik, juga aparat jangan sampai lengah disebabkan diwilayah Banten ada jaringan teroris, ini yang paling penting untuk diwaspadai bagi semua instansi terkait”, tegas Kapolri.

Kapolri pantau arus mudik di Pelabuhan Merak Banten.

Titik kerawanan arus mudik di perbatasan provinsi Lampung dan Sumsel tepatnya di Kabupaten Mesuji. Sudah ada pelaku begal yang tertangkap dan ditembak mati, ini perintah khusus kepada kedua Polda di sumatera tersebut.

Dikatakan, bagi aparat kepolisian khususnya Polwan dan yang tidak memegang senjata harus dilindungi oleh yang lengkap memakai sejata, “Jangan lengah karena teroris menggunakan kesempatan itu untuk beraksi. Protap dilapangan harus betul betul dilaksanakan”, kata Jenderal Tito.

Seperti diketahui puncak arus mudik akan tetjadi pada tanggal 12 – 14 Juni mendatang. Selain itu Jenderal Tito Karnavian mengingatkan kepada aparat di pelabuhan Merak jangan menyalipkan kendaraan lain saat antrian panjang, karna akan terjadi protes dan kericuhan.

“Saya akan tindak bagi yang melanggar karena akan terjadi keributan dari yang lain”, ujar Kapolri. (Sam)