Kapolda Gorontalo : Dalam Mengawal Vaksinisasi, Polri Siapkan Bhabinkamtibmas dan Tenaga Kesehatan Sebagai Tracer Dan Vaksinator Covid-19

27

Gorontalo-BERANTAS ONLINE.COM,* –

Berbagai upaya pemerintah secara ekstra ordinary terus dilakukan secara terpadu dalam rangka percepatan penanganan pandemi Covid-19 dan mewujudkan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Polri yang dalam hal ini sebagai garda terdepan untuk terus melakukan pengawalan dan pengamanan baik saat pendistribusian, penyimpanan, dan pemberian Vaksin kepada masyarakat.

Seperti halnya hari ini menggelar Apel Serentak Kesiapan Bhabinkamtibmas Dan Tenaga Kesehatan Polri Sebagai Tracer Dan Vaksinator Covid-19, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dalam pelaksanaan Apel, dipimpin oleh Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, SIK, M.Si, MM serta dihadiri oleh Wakapolda Gorontalo, Para Pejabat Utama Polda Gorontalo, Perwakilan Danrem 133 Nani Wartabone dan Perwakilan Gubernur Gorontalo.

Kapolda Gorontalo saat membacakan amanat Kapolri menjelaskan, Berdasarkan data, saat ini Indonesia telah memiliki sebanyak 19,5 juta vaksin yang sudah didistribusikan ke dinas-dinas kesehatan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Oleh karena itu, Kapolri memerintahkan kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk terus melakukan pengawalan dan pengamanan baik saat pendistribusian, penyimpanan, maupun nantinya saat vaksin tersebut diberikan kepada masyarakat Indonesia.

“Hal ini sesuai dengan penekanan dalam Program Prioritas Kapolri melalui transformasi operasional yaitu kegiatan pemantapan dukungan Polri dalam penanganan Covid-19, yang diimplementasikan dalam aksi mengerahkan seluruh sumber daya Polri dalam membantu pemerintah menanggulangi Covid-19 dan mendukung program vaksinasi nasional,” jelas Kapolda Wiyagus, Kamis (11/2).

Lanjut Wiyagus, Pemberian vaksinasi Covid-19 yang akan dilaksanakan sepanjang tahun ini tentunya membutuhkan tenaga kesehatan dengan kemampuan sebagai vaksinator. Saat ini Polri telah menyiagakan 13.500 personel tenaga kesehatan. 900 orang diantaranya telah dilatih untuk menjadi vaksinator oleh Bapelkes/BBBK Kementerian Kesehatan, dan 12.600 personel lainnya dalam waktu dekat akan diberikan pelatihan serupa.

“Selain itu, Polri juga sudah menyiapkan 40.336 personel Bhabinkamtibmas yang tergelar di seluruh wilayah Indonesia yang sudah disiapkan untuk bertindak sebagai tracer sebagai langkah deteksi dini dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, S.I.K menjelaskan, Vaksinator dan tracer Polri ini disiagakan dalam rangka membantu tugas tenaga kesehatan, khususnya pemberian vaksinasi terhadap anggota Polri maupun kepada masyarakat umum, serta berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat dalam upaya tracing sebagai langkah deteksi dini dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Bapak Kapolda berharap kepada seluruh tenaga vaksinator dan tracer Covid-19 yang telah diberikan pelatihan, akan menjadi tenaga Polri yang cakap dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia, khususnya di Provinsi Gorontalo,” ujar mantan Kapolres Bone Bolango itu kepada sejumlah media.

(IDR)