Kabupaten Pesisir Barat Rawan Karhutla

177

berantasonline.com (LAMPUNG) –

Jajaran Polsek Bengkunat Polres Lambar dan Tim Satgas Karhutla, (TNI, POLHUT TNBBS) bahu membahu memadaman kebakaran hutan yang terjadi di Jalan Lintas Barat Sumatera, tepatnya dikawasan TNBBS km 25 Tanjakan Mayit, Pekon Pemerihan Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Minggu (22/9).

Upaya pemadaman kebakaran hutan dikawasan TNBBS KM25 dipimpin langsung Kapolsek Bengkunat Iptu Ono Karyono dibantu Tim Satgas Karhutla (Polhut TNBBS, TNI, KPH) dan Masyarakat setempat.

Untuk mengantisipasi agar api tidak meluas, dengan menggunakan alat seadanya tim satgas Karhutla berhasil menguasai kobaran api, setelah sekita 2,5 jam melakukan upaya pemadaman.

Kebakaran lahan tidak hanya kali ini saja terjadi, pada Jum’at (20/9) kebakaran lahan juga terjadi di perkebunan milik warga, kebakaran lahan perkebunan terjadi di dusun Banjar Jaya Kupang, pekon Tulung Bamban, kecamatan Pesisir Selatan. Kebakaran lahan berhasil dipadamkan, setelah aparatur pekon bersama masyarakat setempat berjibaku melakukan pemadam.

Sebelumnya, kebakaran juga terjadi di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah milik pemkab Pesibar yang berada di pekon Balai Kencana kecamatan Krui Selatan.

Kebakaran TPA sampah milik pemkab Pesibar itu berhasil dipadamkan, setelah pihak Damkar Pesibar menerjunkan 2 unit mobil Damkar ke lokasi kebakaran.

Menanggapi banyaknya terjadi kasus kebakaran, membuat kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Pesibar , Syaifullah angkat bicara.

Menurut dia, kasus kebakaran yang sekarang banyak terjadi, tak lepas dari cuaca panas yang sedang melanda, “Sengaja ataupun tidak kebakaran lahan ataupun hutan sangat mudah terjadi, itu dikarenakan tumbuhan semak belukar yang ada di hutan atau perkebunan warga, saat ini memang sudah banyak yang mati dan mengering.
Jadi dengan ada sedikit api saja, kebakaran akan sangat mudah terjadi”, ujarnya.

Menurut Syaiful, untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi lagi kebakaran hutan ataupun lahan, warga sebaiknya tidak membuka lahan perkebunan dengan cara di bakar
Karena dari berbagai kasus, kebakaran lahan ataupun hutan diduga ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Ya untuk membuka lahan perkebunan mereka melakukan pembukaan lahan dengan cara pembakaran, Yang selain akan menimbulkan polusi udara, juga dikhawatirkan kebakaran akan meluas kemana mana”, kata dia.

Syaiful berharap agar masyarakat Pesisir Barat , tidak membuang puntung rokok sembarangan, mengingat saat ini musim kemarau sedang berlangsung, dikhawatirkan puntung rokok yang dibuang sembarangan akan menyebabkan terjadinya kebakaran, yang dampaknya jelas akan merugikan kita semua.

(Benk)