Kabag Hukum dan HAM : Penataan Ruang dari Perda KTR Kota Bogor Untuk Melindungi Masyarakat

33

Bahwa tujuan diterbitkannya Perda KTR Kota Bogor Nomor 10/2018 sebagaimana perubahan dari Perda No. 12/2009 Tentang KTR adalah memberikan perlindungan dari bahaya asap rokok bagi perokok aktif dan/atau perokok pasif, memberikan ruang dan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat; melindungi kesehatan masyarakat secara umum dari dampak buruk merokok baik langsung maupun tidak langsung, menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, bebas dari asap rokok, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan untuk mencegah perokok pemula.

Dalam perkembangan adanya uji materil Perda KTR Kota Bogor di MA terhadap pasal 16 tentang Displai rokok yang dipajang sangat mengada-ada karena dalam aturan ini untuk melindungi perokok pemula yang masih anak-anak agar tidak mudah tergiur dan manfaatnya adalah mewujudkan misi Kota Bogor sebagai Kota Yang Sehat, melalui inovasi menutup pajangan penjualan rokok akan membatasi jumlah kperokok pemula yang terus bertambah, itu ladalah keinginan baik pemerintah untuk melindungi masyarakat” Tegas Alma.

Mengutif penyampaian Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat penyampaian Raperda perubahan RDTR Kota Bogor 2011-2031 “untuk keberkahan Kota Bogor sebagai Kota Pusaka dan Kota Wisata, kami akan menjaga maruah agar tetap nyaman bagi warga dan pengunjung di Kota Bogor”. Kegiatan yang dilaksanakan Kementerian ATR/BPN, dihadiri oleh Kepala Daerah Kab/Kota Pimpinan DPRD Kab/Kota dan Kepala OPD Kab/Kota di Hotel Sheraton Grand Jakarta (20/02).

Penegakan hukum terhadap substansi Perda KTR Kota Bogor akan terus kami lakukan terhadap pelanggar yang tidak patuh, karena amanat Perda KTR tegas mengatur terhadap pelanggaran dari pembatasan tembakau dari kepentingan industri rokok. Nasehat saya jadilah warga yang beretika dengan menjalankan aturan yang sudah dibuat di Kota Bogor, jangan buat move hanya untuk mencari keuntungan pribadi, berbuatlah untuk kepentingan yang lebih besar yaitu generasi penerus dan nasib bangsa dan negara “ ujar Alma Wiranta yang berfrofesi sebagai Jaksa dan alumni Universitas Pertahanan yang saat ini bertugas sebagai Kepala Bagian Hukum dan HAM Kota Bogor yang turut hadir di Kegiatan tersebut, berkesempatan memberikan statemen singkat terkait adanya gugatan uji materil Perda KTR Kota Bogor.

(Li Syafri)