JPU Pikir Pikir Atas Putusan 3 Tahun Penjara Terdakwa Albert Hany Kaloh

49

Kamis tanggal 23 Desember 2021 pukul 18.30 Wita, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pada Pengadilan Negeri Gorontalo Jalan Achmad Najamuddin, Kota Tengah, Wumialo, Kota Tengah, Kota Gorontalo, telah dilaksanakan sidang perkara tindak pidana khusus atas nama terdakwa ALBERT HANY KALOH, SE. dengan agenda pembacaan putusan, terkait dengan tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit investasi pada Bank Sulutgo Cabang Limboto tahun 2015-2016.

Amar putusan yang diputus Majelis Hakim terhadap terdakwa ALBERT HANY KALOH, SE. tersebut sebagai berikut :

1. Menyatakan terdakwa ALBERT HANY KALOH, SE. tidak terbukti secara sah dan tidak terbukti bersalah melakukan tindak Pidana Korupsi sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2021 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1, Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP, sebagaimana pada Dakwaan Primair Penuntut Umum.;
2. Membebaskan terdakwa dari dakwaan primair tersebut;
3. Menyatakan terdakwa ALBERT HANY KALOH, SE. melanggar pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2021 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1, Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP dalam dakwaan subsidair;
4. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa ALBERT HANY KALOH, SE. dengan pidana penjara selama 3 (tiga) Tahun dengan dikurangi selama Terdakwa berada dalam tahanan sementara dan dengan perintah Terdakwa tetap ditahan dan denda sebesar Rp.150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah) subsidair 6 (enam) bulan kurungan;
5. Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;
6. Menetapkan agar terdakwa tetap ditahan;
7. Menetapkan barang bukti dipergunakan sebagai barang bukti dalam perkara lain;
8. Membebani terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp. 7.500,- (tujuh ribu lima ratus rupiah).
Terhadap putusaan tersebut, sikap terdakwa ALBERT HANY KALOH, SE. menyatakan PIKIR-PIKIR sedangkan Penuntut Umum (ALFIAN KIAY, SH dan DANIF ZAENU WIJAYA, SH) menyatakan PIKIR-PIKIR.