Jokowi : Pejabat Bermasalah Akan Dicopot, Lembaga Tidak Bermanfaat Bakal Dibubarkan

204

berantasonline.com (Bogor) – Presiden terpilih 2019-2024 Joko Widodo dalam Pidato Kebangsaan Visi Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Minggu malam (14/7) dalam bagian kedua program kerjanya kedepan di Bidang Pembangunan Sumber Daya Manusia, bahwa yang menghambat investasi harus dipangkas, baik perizinan yang berbelit belit apalagi ada punglinya.

“Kedepan akan saya kejar, saya kontrol, saya cek sendiri dan saya hajar kalau diperlukan, tak ada lagi hambatan hambatan karena ini kran pembuka lapangan kerja”, kata Jokowi dengan nada tinggi.

Menurutnya, dalam reformasi birokrasi struktural, kecepatan memberikan izin menjadi kunci bagi reformasi birokrasi. “Akan saya cek sendiri, begitu saya lihat tidak efesien atau tidak efektif saya pastikan akan saya pangkas, copot pejabatnya, kalau ada lembaga tidak bermanfaat dan bermasalah akan saya bubarkan”, tegasnya.

Dalam bagian pertama pembangunan infrastruktur, Jokowi mengatakan akan menyambungkan jalan tol, kereta api, pelabuhan dan bandara dengan kawasan produksi rakyat, “Kita akan sambungkan dengan kawasan industri kecil, dengan kawasan ekonomi khusus, sambungkan dengan kawasan pariwisata, infrastruktur dengan persawahan, kawasan perkebunan dan tambak tambak perikanan”, jelasnya.

Dibagian akhir (kelima) tentang penggunaan dana APBN, Jokowi mengatakan, penggunaan APBN yang fokus dan tepat sasaran, setiap rupiah yang keluar dari APBN semua harus kita pastikan memiliki manfaat ekonomi, memberikan manfaat untuk rakyat meningkatkan kesejahteraan untuk masyarakat.

Dalam acara pidato kebangsaan tersebut, hadir puluhan ribu massa memadari Gedung SICC Sentul Bogor, para Menteri Kabinet Indonesia kerja, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wapres terpilih KH. Ma’ruf Amin beserta isteri, para Ketua Parpol Koalisi Pendukung Jokowi -Ma’ruf Amin, sejumlah Gubernur dan para tamu undangan lainnya.

(bust)