Jembatan Molowahu Ambruk Usai Dihantam Banjir

62

Gorontalo, BERANTAS

Salah satu jembatan di Desa Molowahu kecamatan Tibawa, kabupaten Gorontalo (Kabgor) belum lama ini, Senin 23 November 2021 sekitar Pulul 10.00 Wita ambruk usai banjir. Akses jalan untuk masyarakat dan 2 Desa setempat terhambat akibat rusaknya jembatan tersebut.

Dalam pantauan Berantasonline.com di lokasi jembatan terlihat antusias warga masyarakat dusun Bulungguhe dan dusun Iloheluma sedang gotong royong untuk membantu para pengendara sepeda motor dan pejalan kaki dengan memasang batang kelapa menjadikan jalan dapat dilalui walau tidak semua kenderaan bisa melewatinya.

Salah seorang warga setempat kepada Berantasonline.com mengatakan, Setelah jembatan rusak oleh pihak Dinas PU telah turun melihat rusaknya jembatan.

“Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten untuk segera memperbaiki jembatan ini., ” kata warga enggan namanya publikasikan.

Kepala desa Molowahu, Irwandi Ibrahim, S.AP melalui staf Aparatnya, Kasei Pemerintah desa, Ibu Rusni Antu kepada Berantasonline.com mengatakan, Jambatan tersebut merupakan penghubung 2 Desa ke kantor Camat Tibawa, bahkan jembatan ini juga dapat menghubungkan jalan menuju ke kecamatan Pulubala dan kecamatan Bongomeme dan Dungaliyo.

“Ini karna terjadi hujan deras berturut-turut pada waktu lalu sehingga banjir besar dan selang beberapa hari kemudian mengakibatkan ambruknya jembatan Molowahu, ” kata Rusni.

Lanjut lanjut Kata Ibu Rusni Antu menjelaskan kepada Berantasonline.com saat kejadian tak ada korban jiwa, hanya akses jalan masyarakat dan kami sebagai aparat Desa Molowahu dan Desa Ilomata terhambat bila ada kepengurusan surat-menyurat ke kantor Camat Tibawa.

“Kami dari pemerintah Desa Molowahu telah mengajukan proposal kepada Dinas BPBD dan kepada Bapak Bupati Gorontalo. Jadi itu jalan utama kami bersama masyarakat Desa Molowahu dan Ilomata kalau kenderaan mobil harus memutar. Ya memutar jauh, sama baik melalui jalan pasar Pulubala dan persimpangan 4 di kecamatan Bongomeme,” ungkap Rusni

Rusni pun berharap, jembatan tersebut segera mendapat solusi dari Pemerintah agar bisa memudahkan akses masyarakat di dusun Bulungguhe dan Dusun Iloheluma desa Molowahu bahkan dari warga masyarakat desa Ilomata dan bagi pengendara bola empat (Mobil), “Kami pemerintah Desa sudah mengajukan proposal ke pemerintah Daerah ,” pungkas Rusni Antu

( IDR )