JELANG PILPRES 2019, POLRES BOGOR GELAR APEL PASUKAN OPS MANTAP BRATA

46

berantasonline.com (Bogor) – Dalam Rangka Pengamanan Pemilu dan Pemilihan Presiden tahun 2019, Polres Bogor menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata di Lapangan Mako Polres Bogor pada hari Rabu tanggal 19 September 2018 Pagi.

Kegiatan apel dipimpin oleh Kapolres Bogor AKBP. Andi Moch. Dicky. P. G, S.Sos, SIK, MH, dan dihadiri oleh Danlanud Atang Senjaya, Bupati Bogor diwakili oleh Staf Ahli Bupati, Dandim 0621 Bogor, Kajari Cibinong, Kepala PN diwakili Wakil Ketua, Wadanyon Kopassus, Wadanyon Paskhas, Wadanyon Pom Jonggol, Danki Yon Armed 10, Dansub Den Pom Cibinong, Danki Brimob Kedung Halang, Kapolsek, Danramil serta Perwakilan Parpol.

Adapun peserta Gelar Pasukan tersebut terdiri dari POLRI, TNI Sat Pol PP, Dishub, Linmas, Damkar dan BPBD

“Dalam Rangka pengamanan PILPRES 2019 ini kami dari kepolisian tidak underestimate atau tidak anggap remeh, Kita tetap melaksanakan latihan-latihan untuk Operasi Mantap Brata tersebut sekaligus menyiapkan Sarana dan Prasarana untuk Pelaksanaan Pengamanan,” tutur Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky., P.G., S.Sos., S.I.K., M.H.

Kapolres Bogor mengatakan bahwa pemungutan Suara akan dilaksanakan 8 bulan yang akan datang, “Oleh karena itu kita akan melakukan Operasi Awal yakni Cipta Kondisi seperti Patroli untuk memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat”, ujarnya.

Menurut Kapolres, pihaknya akan bekerjasama dengan stakeholder dan masayarakat demi kelancaran dan keamanan menjelang Pemungutan Suara Pilpres 2019.

“Hoax dan Ujaran Kebencian itu akan menjadi salah satu perhatian dari kita, itu bisa saja merupakan kampanye negatif atau bukan terkait dengan kampanye. Itu tentunya ada undang undang yang mengatur seperti UU ITE dan KUHP atau bahkan sampai undang undang pemilu,” ucap Kapolres Bogor.

Kepolisian juga menghimbau kepada masyarakat bahwa ujaran kebencian dan hoax itu ada konsekuensi hukumnya karena apabila dibiarkan akan terjadi konflik atau disintegrasi. Maka dari itu kepolisian akan menindak tegas terhadap kasus tersebut.

Dalam Pengamanan Pilpres 2019 ini tingkat kerawanan dan kejahatan salah satunya seperti terorisme, kelompok radikal, dan termasuk kelompok – kelompok yang tidak menginginkan NKRI.

Total Pasukan untuk Polres Bogor tersendiri akan Maksimal menerjunkan 1.900 Personil, itu belum ditambah dengan BKO, TNI, Sat Pol PP, DLLAJ, dan Instansi Terkait yang akan turut serta mensukseskan pengamanan pesta demokrasi rakyat di tahun 2019 yaitu PILPRES.

(indrawan)