Jalani Test Urine, 97 Siswa Mardi Yuana Bogor Bebas Narkoba

60

berantasonline.com (BOGOR)

Sebanyak 97 Siswa Kelas X SMA Mardi Yuana Bogor, Jumat pagi (23/8), menjalani test urine dalam kegiatan penyuluhan bahaya Narkoba yang diselenggarakan DPD Pergerakan Anti Napza Nusantara Amartha (PANNA) Kota Bogor, bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor, bertempat di Aula SMA Mardi Yuana, Jl. Siliwangi No. 60, Bondongan, Bogor Selatan, Kota Bogor.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Bogor, Rika Indriati Roamer, SPd,MSi kepada Wartawan berantasonline.com menjelaskan, pihaknya sejak tahun 2013 terus aktif memberikan penyuluhan bahaya Narkoba bagi siswa-siswi diwilayah Kota dan Kabupaten Bogor, dengan harapan Pelajar Bogor bebas pengaruh Narkoba.

“BNN Kabupaten Bogor sangat merespon apabila ada sekolah atau yayasan yang meminta diadakannya penyuluhan bahaya Narkoba disekolahnya”, imbuhnya.

Hal senada diungkapakan Sekretaris DPD PANNA Kota Bogor, Risda Trisna Widhya, menurutnya, masa depan generasi penerus bangsa Indonesia harus diselamatkan dari pengaruh NAPZA.

“Kegiatan test urine ini baru pertama kali diadakan PANNA di Kota Bogor, kedepannya mungkin daerah daerah di luar Jawa seperti Sumatera dan pulau lainnya se-Indonesia. Karena Target utama PANNA untuk memutus mata rantai peredaran NAPZA di Indonesia”, tegas Risda.

Sementara itu, Kepala SMA Mardi Yuana Bogor, Restituta Indwardanti mengatakan, kegiatan yang masuk kedalam ektra kurikuler tersebut sangat membantu siswanya dalam upaya pencegahan dan menghindari jeratan kasus Narkoba.

“Sehingga para siswa siswi tidak ada waktu yang terbuang, siswa akan lebih fokus dan bisa menyalurkan bakat dan minatnya. Dalam hasil test urine ini tidak ada satupun siswa kami yang mengkonsumsi Narkoba”, tutur Restituti diruang kerjanya.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPW PANNA Jawa Barat, Naptali / Navy Moses, Ketua DPD PANNA Kota Bogor Komara Irfan, dan Pendiri sekaligus Pembina PANNA BRM Dimas Bayu Amartha.

(Achmad Hidayat/red.3)