Jalan Kampung Pabuaran Sukaraja Dilintasi Truk Kontainer, Kabel Listrik Warga Putus Berantakan

120

berantasonline.com (Bogor) – Kabel listrik PLN berikut kabel optik putus akibat terkait rombongan 7 truk trailer kapasitas 8 vit yang mengangkut 13 kontainer di Jalan Kampung Pabuaran RT 02 RW 04 Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Sabtu dini hari (24/3) sekitar pukul 03.00 Wib.

Rudi Ketua RT 02 kepada berantasonline.com mengatakan, kabel PLN yang terputus milik Kasna dan kabel optik internet milik Makmum yang digunakan Warnet dan counter Hp Cep Cell.

Selain itu ada beberapa kabel sambungan kabel listrik warga yang membentang kiri kanan jalan ikut terputus, “Termasuk sambungan kabel pompa air ke warung tempat usaha warga”, ujar Rudi.

Diperoleh keterangan, rombongan truk trailer tersebut datang dari arah pintu tol jagorawi yang masuk ke jalan Bogor Raya keluar di portal belakang jalan kampung Pabuaran, dengan  tujuan bongkar di Griya Soka, dikawal Kordinator Satpam Bogor Raya Muktijan dkk.

Seorang warga Pabuaran yang juga berprofesi sebagai sopir truk bernama Aceng mengatakan, seharusnya pihak pemesan barang melakukan kordinasi dengan petugas keamanan kampung agar tidak terjadi hal-hal membahayakan seperti ini.

“Kami warga Pabuaran pernah mengundang bus masuk untuk mengangkut rombongan warga tapi tidak diijinkan pihak Peumahan Bogor Raya, tapi sekarang mereka seenaknya membiarkan truk trailer masuk kampung dan menimbulkan masalah, inilah akibatnya kalau tidak bisa saling menghargai”, ujarnya dengan nada kesal.

Sementara itu, Kades Sukaraja Komarudin Kurniawan, Bhabinkamtibmas Aiptu Mujito dan Babinsa Pelda Roswadi ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pihak keamanan tidak berkoordinasi terlebih dahulu.

Abdullah staf Desa Sukaraja menuturkan, upaya perbaikan kabel listrik baru dilakukan oleh warga siang harinya, sementara kabel internet belum ada perbaikan. “Kabel optik internet masih dibiarkan, termasuk genting warung warga dibetulin sendiri”, imbuhnya.

Sekdes Sukaraja M Iskandar menambahkan, pihak perum Bogor Raya berjanji akan bertanggung jawab atas kejadian tersebut. (sam)