Inisiator GTP : Kesadaran Pemkot Bogor Menanam Pohon Masih Minim

93

berantasonline.com (Bogor) – Kesadaran Pemerintah Kota Bogor akan pentingnya penghijauan kota terutama menanam pohon-pohon besar di setiap wilayah Kota Bogor masih minim.

Terlihat masih banyaknya jalan-jalan atau wilayah di Kota Bogor yang gersang, seperti di wilayah Tajur, Semplak, Sindang Barang dan Jambu Dua. Hal itu diungkapkan Inisiator Gerakan Tanam Pohon (GTP), Heri Cahyono di acara GTP ke-180 yang dilaksanakan di halaman Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (22/7).

“Saya melihat kesadaran Pemkot belum muncul. Masih banyak wilayah-wilayah yang gersang, misalnya saja di jalan-jalan yang berada di daerah Tajur, Semplak, Sindang Barang, Jambu Dua itu masih gersang,” ungkapnya.

Para penggiat GTP, kata Heri yang menjabat wakil ketua DPRD Kota Bogor ini menginginkan dan berharap Pemerintah Kota Bogor menyadari akan pentingnya penghijauan kota untuk menjadikan Kota Bogor yang hijau atau Green City.

Heri menegaskan Green City atau penataan Kota Bogor yang hijau itu bisa terwujud, jika Pemkot dalam hal ini walikotanya merespon untuk bersama-sama menghijaukan Kota Bogor.

“Jika walikota itu merespon, kita bisa hijaukan seluruh Kota Bogor di sepanjang jalan. Misalkan dengan penanaman pohon di jalan-jalan yang tadi disebutkan dengan ukuran pohon-pohon yang besar yang diameternya 60 cm, lalu tingginya sekitar 9-10 meter. Kami selaku pimpinan di DPRD dengan senang hati untuk menyetujui anggaran itu (APBD),” ujarnya.

Heri menjelaskan, bila program itu berjalan maka program tersebut menjadi salah satu program yang monumental buat walikota. Kenapa, karena pohon itu setiap hari nilai utilitasnya bertambah dan akan terus berkembang menjadi besar.

“Dengan bertambahnya utilitas tersebut, tentunya masyarakat akan merasakan manfaatnya setiap hari sepanjang tahun dan itu akan menjadi prestasi bagi pemerintah,” jelasnya. (Manan)