Hasil Rapid Test Covid-19 di Kabupaten Sukabumi Sebagian Besar Negatif

50

berantasonline.com (sukabumi)

Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah melakukan rapid test sebanyak 168 orang, hasil dari tes tersebut, sebagian besar dinyatakan negatif covid-19. “Hasil yang sudah keluar sebanyak 146 orang, dari hasil tersebut sebanyak 144 orang dinyatakan negatif dan 2 positif. Sementara sisanya sebanyak 22 orang masih menunggu hasil,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi H. Harun Alrasyid dalam konferensi pers di Posko Pusat Informasi dan Koordinasi Covid 19, Rabu (1/4).

Hasil yang positif tersebut belum bisa dinyatakan 100 persen. Sebab akan dilakukan tes lanjutan untuk memastikan pasien tersebut positif terkena covid-19

” ini baru positif berdasarkan hasil rapid test, saat ini sudah mengambil tes lanjutan untuk melihat hasil swab. Setelah hasil swab keluar baru bisa diputuskan positif atau tidak,” ucapnya.

Pasien positif berdasarkan hasil rapid test tersebut kini dirawat di Rumah Sakit Sekarwangi. Kondisi pasien saat ini cukup baik. Pasien yang sudah terkonfirmasi positif covid-19 masih satu orang di Kabupaten Sukabumi

“Kalau yang positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab masih satu orang. Pasien tersebut masih dirawat di rumah sakit dengan keadaan sudah membaik,” terangnya.

Terkait jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Sukabumi sampai saat ini sebanyak 23 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 3024 orang

“Semua PDP, ODP, dan yang positif merupakan warga negara Indonesia, jumlah ODP meningkat signifikan berdasarkan hasil kerja keras dan kerjasama semua pihak dalam pendataan. Selain itu, meningkatkan ODP di karenakan Sukabumi dianggap aman. Sehingga banyak yang bermudik dari wilayah zona merah. Padahal, setiap pemudik dari zona merah langsung ditetapkan ODP,” paparnya.

Mengenai PDP yang sudah sembuh, mereka tetap dalam pemantauan petugas kesehatan. Selain itu, mereka harus mengisolasi diri secara mandiri selama 14 hari setelah dinyatakan sembuh dan selesai perawatannya. “Jadi PDP yang sudah sembuh pun terus dipantau kondisi kesehatannya,” terangnya.

Proses pemantauan di Kabupaten Sukabumi saat ini semakin mudah, apalagi setelah dibentuk satgas siaga corona di semua tingkatan. Dari mulai kecamatan hingga ke RW. Satgas tersebut dibantu juga oleh Posyandu yang ada di Kabupaten Sukabumi. “Dari tingkat RW sudah dibentuk siaga corona. Semua dilakukan tenaga medis bekerjasama dengan tim Muspika dan relawan yang peduli terhadap bencana covid 19,” paparnya.

Pemkab Sukabumi sudah melakukan sterilisasi wilayah di semua Kecamatan. Termasuk ke tingkat desa dan kelurahan.”Sekarang sudah merambah ke setiap RW, termasuk tempat-tempat umum yang menjadi titik berkumpulnya orang,” pungkasnya.

(Ebi/Alex)