Hasil Penyelidikan 2 Dus KTP Yang Tercecer, Polres Bogor Tidak Temukan Indikasi Perbuatan Melawan Hukum

130

Berantasonline.com (Bogor) – Setelah melakukan penyelidikan jajaran Polres Bogor tidak menemukan adanya indikasi pelanggaran hukum terhadap tercecernya dua kardus KTP elektronik di Jl Raya Salabenda, Kemang, Bogor, yang hendak disimpan di gudang Kemendagri , sabtu (26/05) lalu.

Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Diky kepada wartawan di polres Bogor, Senin (28/05), mengatakan, sebanyak 17 orang saksi telah kita periksa secara meraton temasuk staf Ditjendukcapil Kemendagri serta sopir mobil expedisi yang membawa barang inventarisir lainnya.

Selain itu juga telah dilakukan olah TKP, pemeriksaan terhadap objek KTP yang tercecer dan pengecekan CCTV di seputaran jalan tersebut.

Pada waktu itu dilaksanakan pemindahan barang inventarisir Dirjendukcapil Kemendagri ke Gudang di Kemang Bogor, namun diperjalanan tercecer dua kardus KTP el yang tidak terpakai karena terjadi kerusakan, percetakan tidak sempurna, material KTP juga rusak, kesalahan input data tanggal lahir dan chip tidak terbaca.

KTP yang tidak dapat dipergunakan itu dikumpulkan dari berbagai daerah untuk mendapatkan penggantian. Salah satu yang viral adalah berasal dari Sumatera Selatan yang tercecer, ujar Kapolres.

Pada saat pengumpulan barang yang jatuh itu ada warga yang mendokumentasikan kejadian tersebut lalu memviralkannya. Untuk memusnahkan KTP tersebut belum dapat dilaksanakan karena dokumen spesifik SOP belum ada, ujar Kapolres. ( Sam/dry)